Teknik Dasar Loncat Indah

Dalam olah raga air ada banyak sekali jenis -jenis olah raga seperti; renang, polo, senam, loncat indah, dll. nah, pada artikel kali ini kita akan mengulas mengenai "Teknik Dasar Loncat Indah". nanti akan di jelaskan secara mendetail. Selamat membaca...
Advertisement

Olahraga loncat indah menggunakan sebuah papan loncat. Papan loncat yang dikenal dengan sebutan spring boards sebenarnya digunakan untuk memberi ketinggian yang lebih tinggi lagi bagi perenang. Dengan demikian, mereka akan mendapat ruang yang lebih luas untuk berlatih dan melakukan berbagai loncatan yang menarik dari suatu ketinggian yang mereka atur sendini.

Papan loncat harus memiliki permukaan yang tidak licin dan harus memungkinkan peloncatnya meloncat dari bagian ujung. Oleh karena itu, papan loncat harus dibuat dari bahan yang lentur, misalnya aluminium.

Papan loncat dipasang pada suatu penopang yang dikenal dengan sebutan fulcrum. Fulcrum terdiri atas dua angka di sisi kolam dan tangga untuk naik. Fulcrum merupakan faktor yang penting sehingga harus dirancang sedemikian rupa agar aman. Selain itu, papan loncat harus lentur dan tidak goyah serta dapat bergerak naik turun dengan lancar sesuai dengan hentakan kaki peloncat.

Advertisement

Dalam perlombaan loncat indah, dikenal empat macam loncatan. Semua peloncat harus menguasai empat macam loncatan, yaitu sebagai berikut:

Forward (Loncat ke Depan)

Forward (loncat ke depan); diawali dengan tubuh menghadap ke air. Ketika posisi meIayang, lengan digerakkan ke sisi dengan gerakan yang anggun dan mulus seperti sayap, kemudian dirapatkan untuk persiapan masuk ke air.

Gerakan-gerakan yang biasa dilakukan pada loncatan forward, yaitu salto ke depan, 1 ½ salto ke depan, 2 salto ke depan, 2 ½ salto ke depan, 3 salto ke depan, 3½ salto ke depan, 4 ½  salto ke depan, salto molayang ke depan, 1 ½  salto melayang ke depan, 2 salto melayang ke depan, dan 2½ salto melayang ke depan.

Backward (Loncat ke Belakang)

Backward (loncat ke belakang); diawali dengan posisi membelakangi kolam, loncatan dilakukan dari papan tolakan lurus ke atas kemudian dilanjutkan dengan gerakan senam (salto dan lain-lain). Gerakan-gerakan yang biasa dilakukan pada loncatan backward, yaitu loncatan ke belakang, salto ke belakang, 1½ salto ke belakang, 2 salto ke belakang, 2½ salto ke belakang, 3 ½ salto ke belakang, dan salto melayang ke belakang.

Loncat Berbalik (Reverse)

Reverse (loncat berbalik); posisi awal badan menghadap ke air. Pada saat meloncat, kaki diangkat sehingga saat badan akan masuk ke air, posisi punggung menghadap ke air. Gerakan ini meliputi loncatan kontra, salto kontra, 1½ salto kontra. 2 ½  salto kontra, 3 ½  salto kontra, salto melayang kontra, dan 1 ½  salto melayang kontra.

Inward (Loncat ke Dalam)

Inward (loncat ke dalam); diawali dengan punggung menghadap ke air. Akan tetapi, setelah melakukan tolakan vertikal, pinggul dan kaki terangkat sehingga peloncat akan masuk ke air dengan wajah yang menghadap ke permukaan air.

Gerakannya meliputi loncatan ke dalam, salto ke dalam, 2 salto ke dalam, 2 ½  salto ke dalam, 3 ½  salto ke dalam, salto melayang ke dalam, dan 1½ salto melayang ke dalam.

Setiap jenis loncatan memiliki kekhususan dan tingkat kesulitan yang berbeda-beda. Dengan demikian, gerakan yang kešulitannya tinggi tetapi bisa dilakukan dengan sempurna maka akan didapatkan fluai yang tinggi pula.

Demikianlah artikelnya semoga bermanfaat. Terimakasih.

Advertisement

Facebook Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *