Senam Aerobik dengan Alat dan Tanpa Alat

Aerobik adalah suatu latihan untuk memperoleh oksigen sebanyak-banyaknya. Apabila energi yang dihasilkan besar maka akan diperoleh pula pekerjaan yang besar, misalnya apabila alat pernapasan kuat maka akan terjadi aliran udara yang cepat keluar masuk paru-paru, dengan demikian kesegaran jasmani dan kesehatan badan dapat terjamin.
Advertisement

Di samping berpengaruh terhadap pernapasan, juga berfungsi terhadap peredaran darah maupun otot.
Latihan aerobik dapat dilakukan dengan bermacam-macam latihan, misalnya berjalan, bersepeda, berenang, dan sebagainya, dengan cara ini maka akan diperoleh jumlah oksigen yang maksimal.

Dua macam keunggulan apabila melakukan aerobik yaitu:
1. Adanya berbagai bentuk latihan yang digemari, misalnya menggunakan peralatan modern power treadmill yang dipadukan dengan menggunakan alat pengukur oksigen.
2. Dapat memiliki sendiri bentuk latihan yang disesuaikan dengan lingkungan, misalnya aerobik berlari, berenang, Iari di tempat, dan sebagainya.

1. Latihan Aerobik Tanpa Alat

Beberapa latihan aerobik yang spesifik, yaitu berlari, berjalan, bersepeda, senam, dan berenang. Kegiatan-kegiatan tersebut menjamin pemeliharaan kapasitas aerobik, yaitu jumlah maksimal oksigen yang dapat diolah oleh tubuh dalam waktu tertentu. Kapasitas aerobik merupakan faktor utama untuk memelihara kesehatan dan kesegaran jasmani.

Advertisement

Perubahan-perubahan yang dicapai akibat latihan aerobik adalah seperti berikut ini.

a. Alat-alat pernapasan menjadi bertambah kuat untuk memungkinkan aliran udara yang cepat ke dalam dan ke luar paru-paru.

b. Kerja jantung bertambah kuat dan efisien sehingga setiap denyutan memompakan Iebih banyak darah yang mengandung oksigen.

c. Tegangah (tonus) otot-otot di seluruh tubuh ditingkatkan sehingga menjadi lebih kuat.

Latihan Iari (jogging) adalah salah satu bentuk latihan aerobik yang khas. Dianggap khas karena meminta seseorang bekerja sehingga kebutuhan oksigen dalam tubuh meningkat. Latihan jogging yang dilakukan teratur baik untuk pernapasan.

2. Latihan Aerobik dengan Alat

Selain latihan aerobik di atas, senam aerobic dapat pula dengan menggunakan alat, seperti tali, gada, dan sebagainya. Kali ini kita akan berlatih senam aerobik dengan menggunakan tali.

a. Rangkaian gerakan dasar ayunan lengan dengan tali

1. Melingkar tali

a) Sikap awal berdiri dengan kedua kaki rapat, ujung tali dipegang dengan tangan kanan, dan posisi lengan lurus ke depan badan.

b) Gerakan buat lingkaran ke depan, ke atas dan ke bawah. Jika tali telah berada di depan badan, segera dengan cepat pindah tangan kiri dan gerakan diulangi beberapa kali.

2. Melingkar duduk

a) Posisi duduk pada pangul kanan, kedua kaki dilipat ke sisi kiri, tali dipegang tangan kanan dan berada di sebelah kanan badan.

b) Gerakan tali diayunkan melingkar di depan badan dua kali, pada Iingkaran ketiga dan ketika tali di atas kepala, tubuh bangkit ke sikap berlutut sambil memegang tali dengan dua tangan, kemudian duduk ke panggul kiri dan tali pindah ke tangan kiri. Gerakan dilakukan sebaliknya.

3. Melingkar dan berpindah

a) Sikap awal berdiri dengan kedua kaki rapat, ujung tali di tangan kanan di samping badan.

b) Gerakan tali diayun ke depan samping kiri badan, teruskan gerakan sambil lengan kanan dibawa ke atas. Sementara itu, tangan kanan ke atas dan pegang ujung tali dengan tangan kiri. Lanjutkan gerakan melingkar ke depan badan. Kedua ujung tali dipisahkan, ayun lengan kanan silang ke kiri, ke atas, dan berakhir dengan tali di belakang badan.

b. Rangkaian ayunan lengan, langkah kaki, dan anggota tubuh dengan tali

1. Melingkar badan dengan lompatan

a) Sikap awal berdiri dengan kedua kaki rapat, kedua ujung tali di tangan kanan, di samping kanan badan.

b) Gerakan tali diayun rendah ke sebelah kanan badan. Sebelum tali mengenai lantai, Iompatlah ke depan atas dan teruskan gerakan melingkar itu (melompat dengan kaki kiri).

2. Lompat depan dasar

a) Sikap awal berdiri, tali di belakang lengan di atas ke samping.

b) Gerakan melompat ke depan sebanyak dua kali ketika tali berputar. Pada lompatan depan ini dapat bervariasi dengan cara melompat dengan tungkai dibuka di udara dan ditutup kembali dan melompat dengan tungkai dibuka dan menyilang di udara.

3. Hop ke depan atau belakang

a) Sikap awal berdiri, tali berada di belakang badan, lengan datar ke samping.

b) Gerakan melangkah ke depan dengan kaki kanan. Sementara tali di atas kepala, hop di atas tali, lalu teruskan langkah hop. Pergantian kaki dapat dilakukan dengan cara kaki dibuka ke depan atau ke belakang.

Advertisement

Facebook Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *