Macam-macam Sifat Zat dan Pengertiannya

Di lingkungan rumah tempat tinggal kita, pasti sering melihat pintu, jendela, dan atap rumah. Itu Semua merupakan bagian dari materi karena dapat terlihat oleh indra penglihatan (mata). Pada dasarnya setiap materi selalu mempunyai massa dan menempati ruang.
Advertisement

Massa adalah kumpulan-kumpulan materi yang menyusun suatu benda tersebut. Massa mempunyai satuan massa yang dinyatakan dalam miligram (mg), gram (g), atau kilogram (kg). Materi juga menempati ruang (volume), misalnya ketika kita menuangkan air ke dalam gelas, maka air yang kita tuang akan menempati ruangan dalam gelas. Ruangan dalam suatu benda ini dinamakan volume. Volume mempunyai satuan mililiter (mL), liter (L), atau meter kubik (m3).

Kita pasti sering melihat kejadian sewaktu minyak goreng dalam botol pada pagi hari menjadi memutih dan beku? Mengapa minyak yang beku itu kalau dipanaskan dalam sinar matahani akan mencair lagi? Jika kita lupa menutup botol minyak wangi atau parfum, mengapa minyak wangi tersebut akan cepat habis? Hal tersebut berkaitan dengan sifat fisika dan kimia suatu zat. Setelah membaca artikel ini diharapkan kalian memahami berbagai sifat fisika dan kimia suatu zat serta membandingkannya.

Sifat-sifat zat (materi) dapat kita bedakan ke dalam sifat kimia dan sifat fisika. Sifat fisika ialah sifat-sifat yang dimiliki materi ketika materi tersebut tidak berubah menjadi materi baru.

Advertisement

Sifat fisika suatu materi antara lain kerapatan (massa jenis), wujud materi, titik didih, titik leleh, titik beku, warna, bau, rasa, kelarutan, daya hantar listrik, daya hantar panas, dan lain-lain. Adapun sifat kimia adalah sifat suatu materi yang berhubungan dengan terbentuknya materi baru. Sifat-sifat kimia suatu materi antara lain sifat mudah berkarat, mudah terbakar, mudah membusuk, mudah meledak (eksplosif), korosif (merusak), beracun (toksin), sifat asam, basa, atau garam dan lain-lain.

Wujud Materi

Ketika kita berada di suatu ruangan sebut saja di ruang kelas. Pasti kita melihat meja, kursi, rak buku, pintu, semua bahan tersebut terbuat dari kayu. Kayu tetap disebut kayu walaupun sudah dirubah bentuknya. Demikianjuga air dapat diubah menjadi es balok atau uap air, tetapi nama dan materi tersebut tetap sama, yaitu air, dengan rumus kimia H2O. Perbedaan materi tersebut hanya pada penampakan dan fungsinya. Kenampakan materi tersebut disebut wujud materi. Wujud materi dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu cair, padat, dan gas.

Materi Cair

Materi padat mempunyai kerapatan partikel sangat tinggi. Partikel dalam materi padat tidak dapat bergerak secara bebas, sehingga bentuk materi padat menjadi stabil. Gerak partikel dalam materi padat hanya merupakan gerakan vibrasi, yaitu gerak di tempat yang berupa getaran antar partikel.

Materi padat dapat membentuk kristal. Kristal merupakan bentuk geometrik partikel dengan pola pola tertentu. Salah satu bentuk kristal dari materi padat misalnya garam dapur (NaCI).

zat cair

Materi Padat

Batu, meja, kursi, dan papan tulis adalah contoh dari materi yang berwujud padat. Materi padat mempunyai bentuk dan volume yang tetap. Jika tidak ada pengrusakan maka bentuknya akan tetap. Batu ditempatkan di mana saja akan tetap berwujud batu, begitu juga volumenya akan selalu tetap.

Materi tersusun atas partikel-partikel. Partikel merupakan bagian terkecil dari suatu materi. Partikel ini dapat berwujud atom, molekul, ataupun ion.

zat-padat

Materi Gas

Materi cair merupakan materi yang mempunyai bentuk tidak tetap. Bentuk materi cair tergantung pada tempatnya. Air jika ditempatkan pada gelas, maka akan memenuhi volume gelas itu. Jika ditempatkan di dalam wadah ember misalnya, maka air akan mengisi volume kosong dari ember tensebut.

Materi cair mempunyai volume tetap. Misalnya air 1 liter (L) dalam ember, jika dipindah di tempat/wadah yang lain, volumenya akan tetap 1 liter.

Partikel-partikel materi cair ini mempunyai jarak yang sedikit berjauhan, sehingga partikel cair ini dapat bergerak bebas. Jarak antar partikel dalam zat cair ini bervariasi, ada yang jauh ada pula yang dekat.

Perbedaan jarak yang bervariasi ini yang menyebabkan partikel mempunyai kecepatan bergerak yang berlainan. Kecepatan gerak cairan tergantung dari hambatan cairan ¡tu. Hambatan dari cairan untuk bergerak dinamakan viskositas atau kekentalan.

Uap air, asap, dan sejenisnya merupakan contoh materi yang berwujud gas. Materi yang berwujud gas ini tidak mempunyai bentuk dan volume yang tetap. Bentuk dan volume materi gas ini sangat tergantung dari wadah dan tekanannya.

zat gas

Satu liter uap air jika ditempatkan dalam wadah 4 liter maka volume uap air tersebut menjadi 4 liter, jika ditempatkan dalam wadah 2 liter, maka volume uap air akan menjadi 2 liter.

Partikel-partikel dalam materi yang berwujud gas sangat berjauhan. Jarak tersebut sangat dipengaruhi oleh tekanan yang bekerja dalam gas tersebut. Oleh karena jaraknya yang sangat berjauhan, maka partikel gas bergerak sangat bebas dan selalu bergerak ke segala arah. Adanya gerakan partikel-partikel tersebut dapat dibuktikan, misalnya bola kaki dipompa akan menjadi keras.

Advertisement

Facebook Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *