Kesenjangan Multidimensional dan Transformasi Sosial Budaya

Begitu banyaknya kesenjangan-kesenjangan yang terjadi di masyarakat kita dalam artikel kali ini kita akan membicarakan akibat dan bentuk-bentuk kesenjangan tersebut.
Advertisement

Dalam kaitannya dengan pembangunan, beberapa masalah serius yang muncul apabila ditinjau berdasarkan hasil-hasilnya dan kronologis waktu pelaksanaannya adalah sebagai berikut:

  1. Adanya ketidakseimbangan pembangunan di Jawa dengan pembangunan di luar Jawa.
  2. Kesenjangan pembangunan di kawasan barat Indonesia dengan kawasan timur Indonesia.
  3. Tidak adanya transformasi perekonomian di beberapa wilayah.
  4. Kurangnya keterkaitan pembangunan antara satu wilayah dengan wilayah lainnya.
  5. Kebijakan pengaturan struktur kependudukan yang kurang berpijak pada potensi kebudayaan dan wilayah.
  6. Masih lemahnya prasarana dasar pembangunan di wilayah-wilayah tertentu.

Beberapa kesenjangan lain yang mencolok adalah sebagai berikut:

  1. Kesenjangan dalam aspek kemasyarakatan.
  2. Kesenjangan sosiogeografis antara Pulau Jawa dengan pulau-pulau di Indonesia ainnya, kecuali Bali.
  3. Kesenjangan dalam aspek material
  4. Kesenjangan dalam apek manusia.

Beberapa bentuk kesenjangan itu adalah sebagai berikut:

Advertisement

1 Kesenjangan antara pribumi dan nonpribumi terkait dengan penguasaan factor-faktor ekonomi.

  1. Kesenjangan antara penganut agama mayoritas dengan penganut agama minoritas yang banyak menimbulkan konflik bernuansa agama.
  2. Kesenjangan antara si kaya dengan si miskin, terkait dengan masalah kecemburuan sosial.
  3. Kesenjangan dalam bidang sosiokultural yang menyangkut struktur kekuasaan dan politik.

Transformasi Sosial Budaya

Secara umum sebetulnya tidak ada satu masyarakat pun beserta budayanya yang tidak mengalami perubahan. Hal ini karena kebudayaan itu bersifat dinamis. Memang banyak kita hadapi ketika di masyarakat adanya pro dan kontra terhadap perubahan yang ada. Ada sebagian masyarakat yang setuju dengan perubahan (progresif) yang biasanya terdiri atas anak muda dan ada sebagian yang tidak menyetujui dengan perubahan (konservatif) yang biasanya didukung oleh golongan tua. Biasanya kaum progresif mempunyai beberapa alasan, seperti:

  1. Mereka ingin berubah karena merasa tidak puas terhadap keadaan yang membuat menderita berkepanjangan.
  2. Mereka melihat kemungkinan baru yang membuat hidupnya lebih baik dan maju.

Sementara itu, kaum konservatif juga mempunyai beberapa alasan, seperti:

a Keadaan yang mereka alami sudah cukup nyaman, sehingga mereka tidak merasa perlu untuk mengadakan perubahan.

b Perubahan justru akan menghilangkan fasilitas dan peranan mereka.


Facebook Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *