Pengertian Pertumbuhan dan Perkembangan

Setiap makhluk hidup yang ada di muka bumi ini pasti mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Lalu timbullah pertanyaan apa yang di maksud dengan pertumbuhan itu? Lalu apa yang membedakan antara pertumbuhan dengan perkembangan? Nanti kita akan coba bahas dalam artikel ini.
Advertisement

Apakah pernah terpikirkan oleh anda ketika kita menabur sebutir biji tanaman yang ukurannya sangat kecil, lalu tumbuh menjadi pohon yang sangat besar? Sebutir biji tanaman jika ditanam akan tumbuh menjadi kecambah kemudian menjadi tananam dan berukuran besar. Mengapa biji yang ditanam dapat berkecambah dan tumbuh menjadi tanaman?

Peristiwa perubahan biologis pada makhluk hidup yang berupa pertambahan ukuran (volume, massa, tinggi, dan sebagainya) disebut pertumbuhan. Pertumbuhan bersifat irreversibel atau tidak dapat kembali seperti semula. Pertumbuhan dapat terjadi karena di dalam tumbuhan terdapat jaringan meristematis.

Jaringan merismatis tidak hanya terdapat pada ujung akar dan ujung batang sehingga menghasilkan pertumbuhan memanjang, tetapi juga terdapat di bagian kambium batang sehingga ukuran batang membesar.

Advertisement

Pertumbuhan dapat diukur dan dinyatakan secara kualitatif maupun kuantitatif. Pengukuran perubahan panjang atau tinggi batang dapat dilakukan dengan alat ukur misalnya penggaris, jangka sorong, atau dengan auksanomete. Seperti tampak pada gambar dibawah ini.
Pengukuran pertumbuhan akan menghasilkan grafik berbentuk huruf S yang dikenal dengan grafik sigmoid. Berdasarkan grafik ini, pertumbuhan dapat dibedakan menjadi empat fase yaitu:Auksanometer busur dan pfeffer

– fase awal (pertumbuhan secara lamban),
– fase log (pertumbuhan mencapai maksimum),
– fase perlambatan (pertumbuhan menjadi lambat), dan
– fase stasioner (pertumbuhan terhenti).

Pada fase log terjadi pertumbuhan yang sangat cepat dan diikuti penurunan kecepatan pertumbuhan. Contoh grafik pertumbuhan dapat Anda lihat pada Gambar dibawah ini.

Kurva PertumbuhanSetelah biji berkecambah, akan terbentuk bibit yang dilengkapi dengan akar, batang, dan daun. Peristiwa itu terjadi karena proses diferensiasi sel-sel meristem.

Sel-sel yang terbentuk dari pembelahan sel meristem berupa sel-sel yang seragam, selanjutnya akan mengalami diferensiasi menjadi jaringan-jaringan tumbuhan.
Diferensiasi yang dilakukan tumbuhan bertujuan agar tumbuhan mencapai tingkat kedewasaan. Proses menuju tingkat kedewasaan pada masing-masing individu disebut perkembangan. Perkembangan bersifat kualitatif, artinya tidak dapat dinyatakan dalam ukuran (jumlah, volume, dan massa). Perkembangan pada tumbuhan umumnya berlangsung seiring dengan pertumbuhan. Tumbuhan dikatakan dewasa apabila siap untuk melakukan fertilisasi.

Demikianlah artikel mengenai pengertian pertumbuhan dan perkembangan, semoga dengan artikel ini bisa lebih bermanfaat bagi yang membacanya. Jangan pernah berhenti untuk membaca!. Terimakasih.


Facebook Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *