Macam Termometer dan kegunaannya

Begitu banyak macam-macam Termometer, dan pada tulisan artikel kali ini saya akan mencoba menjelaskan satu persatu secara jelas supaya anda lebih memahami lagi.
Advertisement

a.Termometer kilnis

Termometer kiinis biasa digunakan para dokter dan perawat untuk mengukur suhu tubuh manusia. Cairan yang digunakan untuk mengisi termometer klinis adalah raksa. Skala pada termometer klinis antara 35°C sampai dengan 42°C.

Penampang kepalanya dibuat lebih kecil daripada termometer biasa. Hal ini dimaksudkan agar perubahan suhu yang kecil pun dapat dilihat dengan jelas. Untuk mengukur suhu benda, termometer diletakkan di ketiak atau di mulut kurang Iebih 2 menit. Untuk mengembalikan raksa pada kedudukan semula, termometer ¡tu langsung diguncang-guncangkan.

b. Termometer dinding

Pada umumnya termometer dinding dipasang tegak di dinding sebuah ruangan dan digunakan untuk mengukur suhu ruang.

Advertisement

Angka-angka pada skala termometer dinding mencakup suhu di atas dan di bawah suhu yang dapat dicapai ruang yang dinyatakan dalam derajat Celcius atau derajat Fahrenheit.

Termometer Dinding
Gambar. Termometer Dinding

c. Termometer maksimum dan minimum Six-Bellani

Termometer six-bellani

Termometer ini ditemukan oleh James Six dan Bellani pada akhir abad ke-18. Termometer ini sering digunakan oleh pengamat cuaca untuk mengetahui suhu tertinggi dan suhu terendah dalam jangka waktu tertentu.

Termometer maksimum dan minimum ini terdiri atas sebuah tabung silinder A tabung B dan pipa U . Tabung A berisi alkohol dan dihubungkan dengan tabung B yang juga berisi alkohol melalui pipa U yang berisi raksa.

Termometer ini memiliki 2 skala yaitu skala minimum pada pipa kiri dan skala maksimum pada pipa kanan.

Sehingga suhu dapat dibaca sesuai dengan ketinggian kolom raksa pada masing-masing pipa.

Termometer ini juga bisa digunakan untuk mengukur suhu dalam sebuah rumah kaca, yaitu rumah yang digunakan untuk menanam tanaman sebagai bahan penelitian. Suhu minimum biasanya terjadi pada malam hari dan suhu maksimum biasanya terjadi pada siang hari.

d. Termometer hambatan/tekanan

Termometer ¡ni juga disebut termometer platina. Prinsip kerja termometer ¡ni adalah ketika suhu naik, hambatan listrik platina naik. Bahan penghantar listrik termometer ini biasanya dibuat dan platina sehingga tahan panas.

Apabila suhu semakin besar, harga takaran juga semakin besar sehingga daya hantar listrik semakin berkurang. Keuntungan termometer ini adalah jangkauan suhunya sangat lebar yaitu antara -250°C sampai dengan 1500°C, lebih teliti pada peta sedangkan kerugiannya adalah suhu tidak bisa langsung dibaca, pembacaannya lambat sehingga tidak sesuai untuk mengukur yang berubah.

Karena jangkauan suhunya yang mampu mengukur suhu di atas 10000C, termometer ¡ni banyak dipakai pada industri-industri.

Termometer Tekanan

e. Termometer gas

Termometer Gas

Termometer gas bekerja berdasarkan sifat pemuaian gas. Adapun gas yang biasa digunakan yaitu gas hidrogen dan helium dengan tekanan rendah, apabila gas ¡tu dikenai panas sehingga volumenya akan bertambah.

Karena gas memuai lebih besar daripada cairan maka termometer gas lebih teliti daripada termometer cairan.

Termometer gas dapat digunakan untuk mengukur suhu yang sangat tinggi dan suhu yang sangat rendah, dimana Iebar jangkauannya antara  -250°C sampai degan 1500°C.

f. Termometer optik (pyrometer)

f. Termometer optik (pyrometer)

Termometer optik yaitu termometer yang cara kerjanya berdasarkan perubahan warna logam akibat perubahan suhu. Termometer optik disebut juga pyrometer yang biasanya digunakan untuk mengukur suhu yang sangat tinggi (di atas 1000°C) seperti pada peleburan logam.

g. Termometer bimetal

Termometer bimetal

Termometer bimetal mengandung sebuah keping bimetal tipis berbentuk spiral. Prinsipnya, makin tinggi suhu, keping bimetal makin melengkung untuk menunjukkan suhu yang lebih tinggi.

h. Termometer termokopel

Termometer termokopel

Termometer ¡ni terdiri atas dua kawat yang dibuat dari bahan logam yang berbeda jenisnya dan dihubungkan dengan sebuah amperemeter.

Prinsip kerjanya adalah apabila suhu berbeda maka akan menghasilkan arus listrik yang berbeda pula.

Jangkauan suhu termometer ini mulai dan -100°C sampai dengan 1500°C, selain mempunyai jangkauan yang besar, termometer termokopel ini dapat juga mengukur suhu dengan cepat dan dapat dihubungkan dengan rangkaian lain atau komputer.

Agar bisa digunakan untuk mengukur suhu, termometer harus memiliki sifat-sifat fisik yang berubah terhadap suhu. Sifat-sifat yang bisa digunakan untuk membuat termometer adalah sebagai berikut.

1) Tekanan gas pada volume tetap.

2) Pemuaian suatu kolom cairan dalam suatu pipa kapiler.

3) Hambatan listrik pada seutas kawat platina.

4) Pemuaian suatu keping bimetal.

5) Radiasi yang dipancarkan benda.

6) Beda potensial pada suatu termokopel.

Demikian artikelnya kali ini mudah-mudahan lebih bermanfaat, terimakasih.

Advertisement

Facebook Twitter

One thought on “Macam Termometer dan kegunaannya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *