Macam-Macam Bentuk Muka Bumi Indonesia

Ada bentuk dan macam muka bumi yang menarik untuk kita simak. Kali ini saya akan mencoba membahas mengenai Macam-macam Bentuk Muka Bumi. semoga bermanfaat.
Advertisement

Bentuk muka bumi Indonesia seperti keadaan sekarang merupakan hasil pekerjaan atau kegiatan tenaga eksogen dan endogen. Beberapa bentuk muka bumi Indonesia akibat geologi, antara lainlipatan dan patahan, gunung, dataran, daerah karst, dangkalan, basin, dan palung

Lipatan dan Patahan

Adanya gerak tektonik pada kulit bumi menimbulkan lipatan dan patahan. Bentuk lipatan adalah gelombang lapisan batuan. Lipatan terjadi karena arah tenaga endogen yang mendatar dalam waktu lama secara perlahan-lahan. Pada lipatan terdapat punggung lipatan yang disebut antiklinal. Bagian rendah antara dua antiklinal disebut sinklinal. Persebaran lipatan di Indonesia terdapat pada deretan Pegunungan Muda Sirkum Pasifik ataupun Sistem Pegunungan Muda Mediterania.

Patahan terjadi bila hubungan lapisan batuan pada kulit bumi terputus. Patahan dapat juga terjadi karena pengurangan lapisan dalam kerak bumi, misalnya karena letusan vulkanisme sehingga satu bagian kulit bumi merosot terhadap bagian di sebelahnya. Daerah patahan yang terkenal di Indonesia adalah Patahan Lembang di Jawa Barat, Pegunungan Jiwo dan Pegunungan Kidul di Jawa Tengah, dan Patahan Semangko di Bukit Barisan Sumatra.

Advertisement

Gunung

Gunung terjadi karena terobosan magma pada lapisan kulit bumi dan magma tersebut tidak sampai ke permukaan bumi. Berdasarkan bentuknya, gunung api dibedakan menjadi Gunung Api Maar, Perisai, dan Strato. Persebaran gunung dan pegunungan di Indonesia terdapat di seluruh pulau Indonesia, terutama daerah yang dilalui oleh deretan Pegunungan Muda Mediterania dan Sirkum Pasifik. Gunung-gunung tersebut termasuk gunung yang masih aktif.

Dataran Rendah dan Dataran Tinggi

Dataran adalah tanah atau daerah dengan permukaan bumi rata atau sedikit bergelombang dan meliputi wilayah yang luas. Dataran ini tidak dimaksudkan sebagai bidang datar seperti meja, tetapi ada yang datar dengan kemiringan lemah atau daerah bergelombang lemah. Dataran di negara kita termasuk daerah subur.

Dataran terbagi dua, yaitu dataran tinggi dan dataran rendah.

Dataran tinggi adalah suatu daerah datar yang berada pada ketinggian di atas 300 m dari permukaan air laut.

Dataran rendah adalah daerah datar yang berada di bawah ketinggian 300 m di atas permukaan laut.

Daerah Karst

Daerah karst atau kapur merupakan batuan sedimen atau endapan yang berasal dari timbunan binatang kapur sejenis kerang yang terbentuk di daerah laut. Batuan kapur terdapat di daratan pada berbagai daerah sebagai akibat proses pengangkatan dasar laut secara berangsur-angsur seperti daerah karst di pantai selatan Pulau Jawa dan pantai Sulawesi Selatan.

Daerah karst ini mudah larut oleh air yang mengandung CO3. Sebagai akibat dari proses pelarutan kimiawi terbentuklah doline, sungai bawah tanah, dan gua kapur dengan stalaktit dan stalagmit.

Dangkalan/Paparan

Bentuk permukaan bumi di dasar laut terdiri dari dangkalan atau laut dangkal berupa dataran, basin, cekungan, dan palung laut.

Paparan atau dangkalan zona laut terhitung dari garis surut terendah sampai pada kedalaman 120–200 m. Paparan ini merupakan dataran pada dasar laut dangkal. Kelanjutan dari paparan ini di dasar laut Indonesia adalah lereng yang curam ke arah laut dalam.

Basin dan Palung

Laut dalam di Indonesia terdapat di perairan Indonesia bagian tengah. Bentuk topografi dasar laut dalam atau sangat dalam berupa depresi atau cekungan. Bentuk dasar laut dalam mempunyai topografi beragam dengan berbagai bentuk basin dan palung.

Basin adalah cekungan atau lembah atau lubuk pada dasar laut. Basin merupakan depresi yang kejadiannya dapat secara struktural (pembentukan muka bumi) ataupun erosional (terjadi akibat pengikisan). Basin berbentuk baskom atau belanga di dasar laut. Basin dapat berbentuk lubuk (cekungan) dengan daerah yang luas dan dalam di lautan dan berbentuk lembah.

Palung atau trench adalah dasar laut yang sempit dengan lereng yang curam. Palung ini menyerupai ngarai di laut dalam dengan bentuk lonjong memanjang. Contohnya Palung Mindanau 10.500 m, Palung Marina 9.635 m, dan Palung Jawa 8.000 m.

Bentuk muka bumi yang lain pada dasar laut adalah deretan pegunungan yang disebut ambang atau punggung laut. Di Indonesia terdapat di bagian tengah yang disebut ambang tengah laut Indonesia. Punggung laut ini banyak terdapat di Samudra Pasifik.

Pada wilayah perairan laut Indonesia terdapat dua laut dangkal atau paparan. Laut dangkal yang pertama, yaitu Dangkalan Sunda. Hasil penelitian geologi menunjukkan bahwa Dangkalan Sunda pada zaman dahulu kala merupakan daratan yang utuh dan menyatu dengan Asia. Dataran Sunda terjadi karena muka laut berulang kali naik karena pada zaman es (sesuai dengan periodesasi glasiasi) sehingga terbentuk Paparan Sunda dengan Pulau Jawa, Kalimantan, Sumatra, dan pulau-pulau kecil sekitarnya.

Beberapa bukti yang masih ditelusuri faktanya adalah sebagai berikut.

  1. Terdapat jejak dua sistem aliran sungai yang terbenam di dalam laut, yaitu Sungai Sunda Utara dan Sungai Sunda Selatan.
  2. Adanya persamaan jenis ikan tawar di sungai-sungai Sumatra bagian timur dan Kalimantan bagian barat. Padahal, antara sungai-sungai di Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur tidak dijumpai kesamaan.
  3. Adanya persamaan beberapa spesies binatang Asia yang ada di Pulau Sumatra, Kalimantan, dan Jawa.

Laut dangkal kedua adalah Dangkalan Sahul. Hasil penelitian geologi menunjukkan Dangkalan Sahul pada zaman dahulu merupakan daratan yang utuh dan menyatu dengan Australia. Dangkalan Sahul terjadi karena muka laut berulang kali naik pada zaman es (sesuai dengan periodesasi glasiasi) sehingga terbentuk dangkalan sahul dengan Pulau Irian dan Kepulauan Aru serta pulau-pulau kecil sekitarnya.

Beberapa bukti yang masih dapat ditelusuri faktanya adalah sebagai berikut.

1. Adanya fauna yang sama di Irian dan Kepulauan Aru dengan binatang di Australia, misalnya kanguru dan cendrawasih. Di Kepulauan Kei Maluku (pada wilayah laut dalam) hewan-hewan ini tidak dijumpai.

2. Adanya sungai-sungai di dasar laut, yaitu di sekitar Laut Arafuru.

Demikian artikelnya semoga bermanfaat.

Advertisement

Facebook Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *