Fungsi nukleotida

DNA merupakan molekul kompleks yang terbentuk dari deoksiribosa, fosfat, dan basa nitrogen (purin dan pirimidin). Purin meliputi guarin (G) dan Adenin (A). adapun pirimidin meliputi timin (T) dan sitosin (C). rangkaian ikatan kimia antara deoksiribosa dan basa nitrogen disebut nukleosida.
Advertisement

Nukleosida yang berikatan dengan fosfat membentuk nukleotida. Gabungan antara nukleotida dengan nukleotida lainnya dalam suatu rantai akan membentuk DNA. Bagian dari rangkai yang dapat mengkode suatu polipeptida melalui sintesis protein di sebut gen.

gen berperan dalam pengaturan perkembangan dan metabolisme individu serta pewarisan sifat. Gen menempati lokus gen (kromomer) didalam kromosom. Model struktur DNA adalah dobel heliks (tangga berpilin ganda). Deoksiribosa dan fosfat sebagai ibu tangga.

Fungsi biologis nukleotida

  • Prekursor dari DNA dan RNA.
  • Intermediet aktif pada banyak biosintesis: misalnyaUDP-glukosa ®glikogen, CDP-diasilgliserol ®fosfogliserida, dll.
  • nukleotida trifosfat, terutama ATP, sebagai mata uang energi universal dalam sistem biologi.
  • Nukleotida Adenin adalah komponen dari koenzim, NAD(P) +, FAD, dan CoA.
  • Regulatormetabolik: (a) c-AMP adalah mediator dari tindakan hormonal; (b) ATP-dependent fosforilasiprotein-mengaktifkan fosforilase dan menginaktivasi glikogen sintase; (c) adenilasi dari Tyr dari bakteri glutaminsintetase-lebih sensitif terhadap penghambatan umpan balik dan kurang aktif; (d) regulator alosterik -fosforilase glikogen diaktifkan oleh ATP dan inaktif oleh AMP.

Kromosom

Di dalam nukleus terdapat benang-benang halus yang disebut kromotin. Apabila sel akan membelah maka kromatin bersatu membentuk kromosom. Ketika sel akan membelah, benang kromatin membentuk pilinan yang semakin padat sehingga dapat terlihat menggunakan mikroskop. Struktur yang dihasilkan oleh pengompakan benang kromatin tersebut dikenal sebagai kromosom. Kromosom merupakan suatu struktur padat yang terdiri atas protein dan asam nukleat meskipun kromosom yang umum disebut sebagai faktor hereditas. Asam nukleat sebagai materi DNA terdiri atas DNA (deoxyribon ucleic acid) dan RNA (ribonucleid acid).

Advertisement

RNA

Menurut peranan dan tempat terdapatnya RNA terbagi atas dan tempat terdapatnya, ada bermacam-macam RNA yaitu :

1. RNA duta (RNAd) disebut juga mRNA (mesennger RNA) dibentuk oleh DNA di dalam nukleus, berperan membawa kode genetika dari DNA ke ribosom. RNA duta sering juga di sebut

2. RNA transfer (RNAt) dibentuk oleh DNA, berada di sitoplasma berperan sebagai penerjemah kodon yang di bawa oleh m RNA transfer sering juga disebut antikodon.

3. RNA ribosom (RNAr), dibentuk oleh DNA, terdapat di dalam ribosom. RNA diduga mempunyai fungsi menyusun ribosom dan membantu dalam proses sintetis protein Komponen penyusun DNA dan RNA memiliki banyak kemiripan. Namun, karena fungsinya berbeda keduanya juga memiliki beberapa perbedaan.

Berikut ini perbedaan RNA dan DNA

Pembeda DNA RNA
Letak Di dalam nukleus dan plastida Didalam nukleus, sitoplasma, matrik, mitrokondria, plasid dan ribosom.
Bentuk rantai Double helix Tunggal, ganda tidak berpilin
Kadar Tetap Tidak tetap
Fungsi Pengendali faktor keturunan dan sintesis protein Berperan dalam aktifitas sintesis protein RNA
Basa nitrogen Purin (adenin dan guanin) pirimidin (timin dan sitosin) Purin (adenin dan guanin) pirimidin (urasil dan sitosil)
Gula Deoksiribosa Ribosa

Advertisement

Facebook Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *