Sebutkan 4 fungsi sistem saraf

Empat fungsi utama dari sistem saraf adalah fungsi sensorik, komunikatif, integratif dan fungsi motorik. Sistem saraf memungkinkan tubuh untuk merespon dengan cepat terhadap berbagai rangsangan.
Advertisement

Tujuan dari sistem saraf adalah untuk mengkoordinasikan semua fungsi tubuh. Ini memiliki empat fungsi utama yang semuanya berhubungan dengan bagian tubuh yang menangani sistem informasi.

Fungsi sensorik memungkinkan tubuh untuk mengumpulkan informasi baik dari dalam dan luar tubuh. Sistem saraf kemudian berkomunikasi informasi ke otak dan sumsum tulang belakang. Fungsi integratif adalah bagaimana informasi yang dikumpulkan diproses. Terakhir, sistem saraf membantu menentukan fungsi motorik di mana efektor mampu bertindak.

Penjelasan sistem saraf manusia

Sistem saraf membantu semua bagian tubuh untuk berkomunikasi satu sama lain. Sistem saraf ini juga bereaksi terhadap perubahan baik di luar maupun di dalam tubuh. Sistem saraf menggunakan baik cara listrik dan kimia untuk mengirim dan menerima pesan.

Advertisement

Neuron

Bahan penyusun dasar dari sistem saraf adalah sel saraf, atau neuron. Neuron yang berbentuk berbeda tergantung di mana mereka berada pada tubuh dan apa peran yang mereka mainkan. Semua neuron memiliki juluran seperti jari yang disebut dendrit dan serat panjang yang disebut akson.

Dalam banyak kasus, akson dilapisi oleh selaput khusus yang disebut selubung myelin. Akson memiliki sejumlah benjolan di atasnya. Setiap benjolan duduk dekat dengan dendrit dari neuron lain. Ruang antara benjolan dan dendrit yang disebut sinaps. Pesan melompati sinaps dari satu neuron ke berikutnya, menggunakan bahan kimia khusus yang disebut neurotransmitter.

Tidak seperti sel-sel lain dalam tubuh, neuron tidak mudah diganti jika mereka mati atau rusak oleh infeksi atau cedera.

Sistem saraf pusat

Otak dan sumsum tulang belakang membentuk sistem saraf pusat. Mereka dibungkus dalam lapisan tipis yang disebut meninges dan dimandikan dengan cairan serebrospinal (CSF).

Otak

Otak adalah pusat kekuatan tubuh, meskipun hanya membuat dua persen dari berat tubuh. Lembut, seperti jelly, organ ini memiliki miliaran tak terhitung koneksi lintas saraf. Otak mengawasi kerja tubuh, sementara fungsinya hewan tingkat tinggi memberi kita kesadaran dan kepribadian.

Sumsum tulang belakang

Sumsum tulang belakang terhubung ke otak dan berjalan panjang tubuh. Hal ini dilindungi oleh tulang tulang belakang (vertebra). Saraf bercabang dari sumsum tulang belakang ke dalam lengan, kaki dan dada.

Sistem saraf perifer

Saraf menghubungkan otak dan sumsum tulang belakang akan membentuk sistem saraf perifer, yang adalah apa jaringan saraf di luar sistem saraf pusat. Hal ini terdiri dari dua bagian utama: saraf otonom dan sistem somatik.

Sistem saraf otonom

Sistem saraf otonom adalah bagian dari sistem saraf perifer. Salah satu peran utamanya adalah untuk mengatur kelenjar dan organ tanpa usaha dari pikiran sadar kita.

Sistem saraf otonom terdiri dari dua bagian: simpatik dan parasimpatik. Sistem ini bekerja pada tubuh dengan cara yang berlawanan. Bersama-sama, mereka mengkoordinasikan banyak penyesuaian yang diperlukan untuk perubahan kebutuhan pribadi kita seperti yang kita bergerak melalui lingkungan kita. Misalnya, ukuran pupil diatur secara otomatis untuk memungkinkan jumlah yang cukup cahaya ke mata kita untuk visi yang optimal, kelenjar keringat diaktifkan ketika kita terlalu panas dan kelenjar ludah memproduksi air liur ketika kita makan makanan (atau bahkan berpikir tentang itu!).

Sistem saraf somatik

Sistem saraf somatik juga merupakan bagian dari sistem saraf perifer. Salah satu peran ini adalah untuk menyampaikan informasi dari mata, telinga, kulit dan otot ke sistem saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang). Hal ini juga mematuhi perintah dari sistem saraf pusat dan membuat otot berkontraksi dan rileks, memungkinkan kita untuk bergerak.

Masalah sistem saraf

Beberapa masalah umum dari sistem saraf meliputi:

  • Epilepsi – badai aktivitas listrik abnormal pada otak menyebabkan kejang
  • Meningitis – peradangan membran yang menutupi otak
  • Multiple sclerosis – selubung myelin yang melindungi kabel listrik dari sistem saraf pusat diserang
  • Penyakit Parkinson – kematian neuron di bagian otak yang disebut otak tengah. Gejala termasuk gemetar dan masalah dengan gerakan
  • Linu panggul – tekanan pada saraf yang disebabkan oleh disk tergelincir di tulang belakang atau arthritis tulang belakang dan, kadang-kadang, faktor-faktor lain
  • Herpes zoster – infeksi saraf sensorik yang disebabkan oleh virus varicella-zoster
  • Stroke – kurangnya darah ke bagian otak.

Advertisement

Facebook Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *