Jelaskan 4 dampak positif revolusi hijau bagi manusia

Berikut dampak positif revolusi hijau bagi manusia. a. Revolusi hijau dapat meningkatkan pendapatan petani. b. Revolusi hijau menyebabkan munculnya tanaman jenis unggul berumur pendek sehingga intensitas penanaman per tahun menjadi bertambah (dari satu kali panen menjadi dua atau tiga kali panen per tahun).
Advertisement

c . Revolusi hijau dapat merangsang kesadaran petani dan masyarakat pada umumnya akan pentingnya
teknologi.
d. Revolusi hijau merangsang dinamika ekonomi masyarakat karena dengan hasil melimpah akan melahirkan pertumbuhan ekonomi yang meningkat pula di masyarakat.

Revolusi Hijau adalah langkah pembangunan pertanian dengan mengubah cara bertani dari cara tradisional menjadi cara modern. Revolusi Hijau di Indonesia dilaksanakan melalui beberapa usaha, antara lain :

  1. Intensifikasi Pertanian, melalui Pancausaha Tani : pemilihan dan penggunaan varietas unggul, pemupukan teratur, pengairan cukup, pemberantasan hama secara intensif, dan teknik penanaman teratur.
  2. Ekstensifikasi pertanian, dengan memperluas lahan pertanian.
  3. Diversifikasi pertanian, dengan menanam lebih dari satu jenis tanaman pertanian.
  4. Rehabilitasi pertanian, dengan memperbaiki sumber daya pertanian yang sudah kritis, seperti lahan pertanian.

Dengan adanya Revolusi Hijau itu, produksi beras di Indonesia meningkat secara besar besaran. Peningkatan produksi tersebut mampu memenuhi kebutuhan pangan nasional Indonesia. Keberhasilan Revolusi Hijau mencapai puncaknya pada tahun 1984. Pada tahun tersebut, produksi beras di Indonesia mengalami surplus. Afrika, yang waktu itu mengalami krisis pangan dan dilanda kelaparan dapat dibantu oleh Indonesia. Dengan prestasi besar itu, Presiden Soeharto diberi kesempatan untuk berpidato di depan mata dunia dalam acara besar FAO( Food and Agriculture Organisation).

Advertisement

Revolusi Hijau ini juga memiliki dampak positif dan dampak negatif pada pelaksanaanya, dampak positifnya yaitu produksi padi dan gandum meningkat sehingga pemenuhan makanan pun juga meningkat. Sedangkan dampak negatifnya adalah penurunan produksi protein, dikarenakan pengembangan serealia (sebagai sumber karbohidrat) tidak diimbangi pengembangan pangan sumber protein dan lahan peternakan diubah menjadi sawah. Kedua, Penurunan keanekaragaman hayati. Ketiga, Penggunaan pupuk terus menerus menyebabkan ketergantungan tanaman pada pupuk dan keempat Penggunaan peptisida menyebabkan munculnya hama strain baru yang resisten.


Facebook Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *