Apakah fungsi lambung dalam sistem pencernaan

Lambung adalah organ utama yang memecah makanan saat memasuki sistem pencernaan. Organ lambung ini menerima makanan dari kerongkongan dan akhirnya mengarahkan makanan yang masih dicerna sebagian ke dalam usus kecil. Lambung juga membantu membunuh bakteri berbahaya.
Advertisement

Lambung memiliki ukuran panjang sekitar 12 inci dan lebar 6 inci. Lambung terdiri dari tiga lapisan, yang terdalam yang yang menghasilkan asam yang membantu memecah makanan menjadi komponen yang lebih kecil. Otot-otot pada lambung membantu dalam mencampur makanan dengan asam dan enzim, dan otot-otot ini juga menggerakan makanan melalui lambung. Akhirnya, makanan terpecah menjadi substansi semi-cair yang disebut chyme, di mana titik itu biasanya memasuki usus kecil.

Lambung merupakan alat pencernaan yang berbentuk kantung. Dinding lambung tersusun dari otot-otot yang memanjang, melingkar, dan menyerong. Hal ini memungkinkan makanan yang masuk ke dalam lambung dibolak-balik dan diremas lagi sehingga menjadi lebih halus. Makanan yang dikunyah di mulut belumlah cukup halus. Oleh karena itu, perlu dihaluskan lagi di lambung. Agar lambung kamu tidak bekerja terlalu berat, sebaiknya kamu mengunyah makananmu sampai halus benar sebelum menelannya.

Selain mencerna makanan secara mekanis, lambung juga mencerna makanan secara kimiawi. Lambung menghasilkan suatu cairan yang mengandung air, lendir, asam lambung (HCl), serta enzim renin dan pepsinogen.

Advertisement

Karena sifatnya yang asam, cairan lambung dapat membunuh kuman yang masuk bersama makanan. Sementara itu, enzim renin akan menggumpalkan protein susu yang ada dalam air susu sehingga dapat dicerna lebih lanjut. Pepsinogen akan diaktifkan oleh HCl menjadi pepsin yang berfungsi memecah protein menjadi pepton.


Facebook Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *