Apakah fungsi Fosfolipid

Fungsi yang paling penting dari fosfolipid adalah untuk membentuk fosfolipid bilayer dari membran plasma. Dalam bilayer ini (atau dua lapis), fosfolipid diatur sedemikian rupa sehingga mereka memiliki kepala hidrofobik yang mengarah keluar dan ekor hidrofilik mereka menunjuk ke dalam.
Advertisement

Pengaturan ini memungkinkan membran plasma menjadi selektif permeabel untuk zat terlarut seperti protein, ion dan air.

Fosfolipid terdiri dari dua rantai asam lemak dan satu senyawa gliserol. Rantai asam lemak bertindak sebagai ekor dari fosfolipid sementara gliserol bertindak sebagai kepala. Molekul gliserol juga menempel pada gugus fosfat. Gugus fosfat menyebabkan kepala gliserol menjadi hidrofilik. Kemampuan untuk fosfolipid untuk menjadi hidrofobik dan hidrofilik menyebabkan senyawa ini menjadi amfipatik.

Dalam sistem biologi, fosfolipid memungkinkan membran sel menjadi cairan. Karakteristik unik mereka memungkinkan membran sel untuk mengambil berbagai bentuk dan memperluas dan menyusut bila diperlukan.

Advertisement

Fosfolipid juga dapat digunakan sebagai transduser sinyal antara sel-sel. Mereka dapat dibagi untuk menghasilkan produk yang berfungsi sebagai pesan kedua dalam sistem seluler. Sebagai pesan kedua, fosfolipid dapat memberi sinyal untuk leukosit untuk bermigrasi ke tempat infeksi, dan mereka juga dapat menghambat neuron. Fosfolipid juga dapat ditemukan pada tanaman dan dapat membantu menghasilkan hormon tanaman tertentu.


Facebook Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *