Perbedaan Antara nukleotida dan asam nukleat

Jejak sifat manusia dan fitur uniknya terletak pada DNA kita. Melalui DNA kita, penyakit di masa depan yang kita berada pada risiko tertular dapat juga ditelusuri.
Advertisement

Itu adalah cara bagaimana teknologi dapat berbicara tentang masa depan. Nukleotida dan asam nukleat adalah dua kata yang membentuk dan menggambarkan DNA atau asam deoksiribonukleat. Mari kita menguji perbedaan mereka.

Nukleotida membangun struktur DNA dan RNA. Karena nukleotida adalah molekul, ketika ini dikelompokkan bersama-sama, mereka akan membentuk struktur RNA dan DNA. Nukleotida memiliki fungsi yang berbeda dan bervariasi. Pertama, nukleotida berfungsi sebagai sumber energi dalam bentuk bahan kimia. Ini adalah adenosin trifosfat atau ATP dan CAM siklik adenosin monofosfat. Kedua, nukleotida digunakan untuk sel sinyal melalui CGM siklik guanosin monofosfat dan CAM. Terakhir, nukleotida dimanfaatkan sebagai kofaktor dari reaksi enzim antara lain seperti flavin mononukleotida, koenzim-A, flavin adenin dinukleotida.

Asam nukleat bukan struktur atau komponen dari DNA. Mereka memang sudah molekul untuk makhluk hidup. Contohnya adalah DNA dan RNA atau asam ribonukleat. Sama seperti protein, asam nukleat juga berkontribusi terhadap sebagian besar makromolekul signifikan yang dalam jumlah besar di antara makhluk hidup. Pada tahun 1871, Friedrick Miescher menemukan asam nukleat. Asam nukleat dan studi tentang itu adalah salah satu karir terpanas sampai sekarang. Ada banyak percobaan mengenai hal itu seperti biologi dan kedokteran serta dalam biokimia, bioteknologi, genom, ilmu forensik, dan farmasi.

Advertisement

Struktur nukleotida termasuk nukleobasa yang merupakan basa nitrogen ditambah gula khususnya gula karbon. Gula karbon ini dapat deoksiribosa atau ribosa. Akhirnya, komponen terakhir dari nukleotida yang terdiri dari gugus fosfat. Struktur asam nukleat adalah makromolekul terutama polimer. Makromolekul ini terbuat dari monomer nukleotida.

Memahami asam nukleat dan nukleotida memungkinkan manusia untuk memahami lebih lanjut tentang makhluk hidup. Ini adalah subjek yang baru dan topik yang sangat penting dan cabang dalam biologi. Karena asam nukleat adalah bahan penyusun kehidupan, mengambil studi lebih lanjut tentang mereka dapat membantu kita memperbaiki kehidupan kita sehari melalui penelitian dan eksperimen.

Ringkasan:

  1. Nukleotida merupakan salah satu komponen utama asam nukleat sementara asam nukleat sendiri adalah bahan penyusun kehidupan.
  2. Nukleotida terdiri dari nukleobasa, gula karbon, dan fosfat sementara asam nukleat terbuat dari makromolekul polimer yang merupakan secara alami adalah nukleotida.


Facebook Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *