Perbedaan antara Konjungtiva dan Sklera

Secara ringkas konjungtiva adalah membran tipis yang menutupi bagian depan mata dan sklera adalah mantel putih tebal yang membentuk lapisan luar bola mata.
Advertisement

Mata adalah salah satu organ indera paling vital dari tubuh manusia karena mereka bertanggung jawab untuk penglihatan dan komunikasi nonverbal. Mata manusia terdiri dari lapisan putih tebal disebut sebagai sklera dan lapisan tembus tipis yang disebut sebagai konjungtiva. Kedua lapisan ini penting untuk mempertahankan struktur dan fungsi mata. Mari kita memahami bagaimana kedua pekerjaan ini untuk mempertahankan penglihatan normal.

Konjungtiva:

Istilah Konjungtiva mendapatkan namanya dari kata yang berarti menggabungkan diri untuk bergabung. Ini adalah, struktur membran tipis bening yang menutupi bola mata. Ini meluas ke belakang untuk menutupi sklera dan melipat kedalam dan datang ke depan dengan lapisan permukaan bawah dari kelopak mata. Pada margin kelopak mata itu kontinu dengan kulit.

Lipatan konjungtiva memungkinkan gerakan bola mata terbatas. Konjungtiva memiliki saraf dan suplai darah sendiri. Hal ini terdiri dari non – epitel skuamosa berlapis keratin dan epitel kolumnar berlapis. Fungsi utama dari konjungtiva adalah untuk menjaga mata dilumasi dengan memproduksi lendir dan beberapa jumlah air mata. Hal ini juga mencegah partikel asing dan mikroba tidak dapat masuk ke mata. Lensa kontak akan tertahan di tempat karena adanya konjungtiva.

Advertisement

Bagian dari konjungtiva

Konjungtiva dibagi menjadi konjungtiva palpebral, bulbar dan forniks.

Konjungtiva palpebra terletak di bagian dalam kelopak mata atas dan bawah.

Konjungtiva dari forniks adalah lapisan kantung yang hadir di persimpangan antara permukaan posterior kelopak mata dan bagian anterior dari bola mata. Konjungtiva relatif lebih tebal dan longgar di sini yang memungkinkan untuk gerakan bebas dari bola mata. Kantung konjungtiva terbentuk pada transisi dari palpebra dan forniks konjungtiva menampung sekitar 7 ml cairan air mata. Kantung ini memiliki kapasitas untuk menampung 30 ml cairan.

Konjungtiva bulbar adalah bagian tertipis dari konjungtiva. Ini mencakup kornea dan bagian anterior bola mata. Hal ini sangat transparan yang dapat melihat sklera putih yang mendasari dan pembuluh darah jelas dengan mata telanjang.

Penyakit konjungtiva

Konjungtiva bisa mengalami iritasi dan meradang saat terjadi kontak dengan partikel debu atau sebagai bagian dari reaksi autoimun. Hal ini juga rentan terhadap infeksi yang mengakibatkan konjungtivitis atau mata merah muda seperti yang umum dikenal. Konjungtiva juga rentan terhadap perubahan terkait usia dan bisa terlepas dari sklera yang mendasarinya. Tumor konjungtiva juga diketahui terjadi pada beberapa orang.

Sklera mata

Sklera memiliki asal-usul dari kata Yunani Skleros yang berarti keras. Sklera adalah lapisan luar yang keras dari bola mata. Hal ini berwarna putih. Sklera memiliki tampilan buram karena terdiri dari jaringan kolagen berserat putih. Hal ini digarisbawahi oleh lapisan koroid. Sklera kontinu dengan kornea di depan dan selubung optik di belakang mata. Selubung optik mengelilingi saraf optik seperti muncul keluar dari retina. Peradangan sklera disebut sebagai Skleritis yang merupakan fenomena yang sangat langka.

Pada manusia warna sklera kontras dengan ukuran yang lebih kecil dan warna gelap iris karena yang itu jelas terlihat. Pada mamalia lain sklera akan disamarkan dengan warna dan ukuran yang lebih besar dari iris dan karena itu tidak terlihat. Sklera bertanggung jawab untuk menjaga bentuk bola dan menawarkan ketahanan terhadap kekuatan internal dan eksternal. Hal ini juga memberikan dasar tempat melekat untuk otot mata tambahan yang bertanggung jawab untuk gerakan mata. Ketebalan sklera bervariasi dari 1mm pada posterior sampai 0,3 mm di belakang insersi otot rektus.

Sklera juga dibagi menjadi empat bagian – episklera, stroma, lamina fusca dan endotelium.

Secara ringkas konjungtiva adalah membran tipis yang menutupi bagian depan mata dan sklera adalah mantel putih tebal yang membentuk lapisan luar bola mata.

Advertisement

Facebook Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *