Perbedaan Antara Ion dan Isotop

Ion adalah atom bermuatan positif atau negatif sedangkan isotop variasi yang berbeda dari atom dalam suatu unsur.
Advertisement

Semua materi terdiri dari atom-atom yang terdiri dari elektron bermuatan negatif mengelilingi pusat inti. Inti dibentuk dengan proton bermuatan positif dan neutron yang netral sedangkan elektron dipegang bersama oleh sebuah gaya elektromagnetik.

Sebuah atom yang dapat negatif atau bermuatan positif disebut ion. Ion terbentuk bila ada kekurangan atau kelebihan elektron; dalam hal kekurangan akan berarti atom bermuatan positif atau ion sementara kelebihan akan berarti atom bermuatan negatif atau ion. Kelebihan atau kekurangan ini akan menghasilkan jumlah elektron yang tidak sama dengan jumlah proton dalam inti dan menyebabkan atom memancarkan muatan listrik.

Ion dapat terdiri dari atom tunggal dan disebut ion atom atau monoatomik, atau dapat terdiri dari beberapa atom dan disebut ion molekul atau poliatomik. Ion biasanya ditemukan di alam. Mereka diproduksi dalam, keadaan cair, gas atau padat. Mereka terjadi saat petir, bunga api listrik, dan api dalam keadaan gas mereka, dan dalam keadaan padat atau cair, mereka terjadi ketika garam berinteraksi dengan pelarut seperti kasus ion dalam air asin.

Advertisement

Mereka memberikan batu permata warna mereka melalui penyerapan cahaya oleh ion logam, dan mereka memberikan matahari dengan pendaran. Selain dari ini, mereka penting dalam biokimia dan pemecahan adenosin trifosfat (ATP).

Kata “ion” diberikan oleh fisikawan Inggris Michael Faraday untuk spesies tertentu yang menggunakan media air dalam mentransfer antara elektroda. Ini berasal dari kata Yunani “IOV” yang berarti “pergi.”ion

Kata “isotop,” di sisi lain, berasal dari kata Yunani “untuk di tempat yang sama” yang disarankan oleh Margaret Todd ke Frederick Soddy yang menemukannya saat dia mempelajari rantai peluruhan radioaktif antara uranium dan timah.

isotop oksigen
isotop oksigen

Isotop ada bila ada kekurangan atau kelebihan neutron dalam atom. Atom dalam unsur tertentu harus memiliki jumlah proton yang sama tetapi mungkin memiliki jumlah neutron yang berbeda. Hal ini menyebabkan unsur memiliki beberapa isotop yang memiliki sifat kimia yang mirip dan perilaku. Ada dua klasifikasi isotop: stabil dan tidak stabil. Isotop stabil adalah mereka yang tidak secara otomatis meluruh. Isotop tidak stabil adalah mereka yang secara otomatis meluruh dan memancarkan radiasi pengion.

Ringkasan:

  1. Ion adalah atom bermuatan positif atau negatif sedangkan isotop variasi yang berbeda dari atom dalam suatu unsur.
  2. Ion ada bila ada kekurangan atau kelebihan elektron dalam sebuah atom sedangkan isotop ada bila ada kekurangan atau kelebihan neutron dalam atom.
  3. Isotop mungkin stabil (tidak otomatis meluruh) atau tidak stabil (otomatis meluruh) sedangkan ion mungkin atom(terdiri dari atom tunggal) atau molekul (yang terdiri dari beberapa atom).


Facebook Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *