Perbedaan antara darah dan getah bening

Darah, yang merupakan bagian dari sistem sirkulasi, adalah cairan tubuh yang memungkinkan sirkulasi oksigen ke seluruh tubuh. Getah bening adalah cairan tidak berwarna, karena tidak memiliki sel-sel darah merah yang memberikan darah warna merah.
Advertisement

Perbedaan kunci: Darah, yang merupakan bagian dari sistem sirkulasi, adalah cairan tubuh yang memungkinkan sirkulasi oksigen ke seluruh tubuh. Getah bening merupakan cairan yang tidak berwarna yang merupakan bagian dari sistem limfatik yang membantu memfasilitasi pertempuran infeksi dan penghapusan produk limbah.

Tubuh manusia sangat kompleks. Hal ini terdiri dari berbagai sistem yang berbeda termasuk organ, otot, sistem peredaran darah, sistem limfatik, dan banyak lagi. Dua dari sekian banyak hal yang membuat tubuh bekerja seperti halnya, adalah darah dan getah bening.

Darah, yang merupakan bagian dari sistem sirkulasi, adalah cairan tubuh yang memungkinkan sirkulasi oksigen ke seluruh tubuh. Darah juga memfasilitasi pergerakan nutrisi, serta oksigen ke berbagai bagian tubuh, selain penghapusan produk limbah metabolisme dari sel-sel. Darah juga memainkan peranan penting dalam mengatur suhu, keseimbangan pH, dan air.

Advertisement

Seorang manusia rata-rata memiliki sekitar 5 liter darah, yang menyumbang sekitar 7% dari berat tubuh manusia. Darah terbuat dari tiga hal utama: sel darah, yang melayang pada plasma darah, sel-sel darah putih yang melawan infeksi dan menyembuhkan luka, dan platelet darah yang membantu darah untuk membeku. Darah dibuat di sumsum tulang, yang merupakan bagian lembut dalam tulang.

Sistem limfatik adalah suatu sistem yang mirip dengan sistem peredaran darah. Sistem limfatik adalah suatu sistem pembuluh tipis yang terhubung ke jaringan dalam tubuh. Sistem ini merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh. Getah bening merupakan cairan yang mengalir melalui sistem limfatik.

Getah bening adalah cairan tidak berwarna, karena tidak memiliki sel-sel darah merah yang memberikan darah warna merah. Getah Bening sebaliknya mengandung sel-sel darah putih dan limfosit, yang keduanya memainkan bagian penting dalam memerangi infeksi. Selain transportasi sel darah putih dan limfosit, getah bening membantu memfasilitasi berbagai fungsi lainnya, seperti penghapusan benda asing, produk-produk limbah, dan puing-puing sel dari jaringan ke sistem darah. Sistem darah kemudian membuang benda-benda asing, produk-produk limbah, dan puing-puing sel. Getah bening juga membantu transportasi lemak dan vitamin larut lemak dari usus kecil ke darah.

Perbedaan antara darah dan getah bening
Perbedaan antara darah dan getah bening

Getah bening pada dasarnya adalah bagian dari cairan interstitial yang dihasilkan oleh jaringan. Cairan interstitial mengandung plasmatic, limfatik, intraokular, sinovial, perikardial, intrapleural, peritoneal, dan cairan pencernaan. Sebagai bagian dari cairan interstitial, getah bening mengumpulkan produk-produk limbah, dan / atau lemak dari jaringan, kemudian melakukan perjalanan melalui sistem limfatik, dan akhirnya bergabung dengan darah dalam sistem peredaran darah.

Perbandingan antara darah dan getah bening:

 Pembeda Darah Getah bening
Deskripsi Darah adalah cairan kemerahan yang merupakan bagian dari sistem peredaran darah yang membantu transportasi oksigen dan nutrisi ke sel-sel dan penghapusan limbah dari sel-sel. Getah bening merupakan cairan yang tidak berwarna yang merupakan bagian dari sistem limfatik yang membantu memfasilitasi pertempuran infeksi dan penghapusan produk limbah.
bagian dari Sistem peredaran darah Sistem limfatik, yang merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh.
Terdiri dari Sel darah merah
Sel darah putih
trombosit darah
Semua yang mengambang dalam plasma darah
Sel darah putih
Terapung diatas, cairan encer tak berwarna
Warna Merah, karena adanya sel darah merah. Tidak berwarna, karena kurangnya sel darah merah. Mungkin tampak putih susu.
Fungsi • Untuk menyediakan oksigen dan nutrisi ke bagian tubuh
• Untuk menghapus nutrisi limbah dan karbon dioksida.
• Untuk mengatur suhu tubuh
Untuk mempertahankan pH konstan dan keseimbangan air
• Berfungsi sebagai perantara antara darah dan jaringan
• Pengangkut sel yang melawan infeksi yang disebut limfosit ke berbagai bagian tubuh.
• Memungkinkan penghapusan bakteri, benda asing dan puing-puing sel oleh fagosit.
• Pengangkut Lemak dan vitamin larut lemak dari usus kecil ke darah.
Penyimpanan limfosit
Protein Ini mengandung protein terdifusi dan non-terdifusi seperti albumin, globulin dan fibrinogen. Ini mengandung protein terdifusi.
Pembekuan Hal ini dapat menggumpal karena adanya lebih banyak lagi fibrinogen. Ini lambat membeku karena kurang adanya fibrinogen.
Aliran Dua cara: menuju jantung, dari jantung Salah satu cara: dengan sistem darah.

 

Advertisement

Facebook Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *