Jelaskan Teori tempat sentral oleh Walter Christaller tahun 1933

Teori tempat sentral (central place theory) ditemukan pada tahun 1933 oleh Walter Christaller. Teori tempat sentral menyatakan bahwa suatu lokasi pusat aktivitas yang melayani berbagai kebutuhan penduduk harus terletak pada suatu tempat sentral yaitu
Advertisement

suatu tempat atau kawasan yang memungkinkan partisipasi manusia dengan jumlah yang maksimal, baik mereka yang terlibat dalam aktivitas pelayanan/pelaku maupun yang menjadi konsumen dari barang-barang dan pelayanan yang dihasilkannya. Menurut Christaller, tempat sentral merupakan suatu titik simpul dari suatu heksagonal atau segi enam. Daerah segi enam merupakan wilayah yang penduduknya mampu dilayani oleh tempat sentral tersebut. Titik sentral ini dapat berupa ibu kota kabupaten, ibu kota provinsi, ibu kota negara, dan lain-lain.


Facebook Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *