Perbedaan Mitokondria dan Kloroplas

Perbedaan dalam struktur untuk organel ini ditemukan dalam mesin mereka untuk konversi energi.
Advertisement

Bentuk Mitokondria dan Kloroplas

Bentuk mitokondria berbeda dibandingkan kloroplas. Kloroplas memiliki bentuk ellipsoid, yang simetris di tiga sumbu. Mitokondria, di sisi lain, umumnya lonjong, tetapi cenderung berubah bentuk dengan cepat dari waktu ke waktu.

Struktur mitokondria

memerlukan banyak ATP dalam jumlah banyak, misalnya sel otot jantung. Jumlah dan bentuk mitokondria bisa berbeda-beda untuk setiap sel. Mitokondria berbentuk elips dengan diameter 0,5 µm dan panjang 0,5 – 1,0 µm. Struktur mitokondria terdiri dari empat bagian utama, yaitu membran luar, membran dalam, ruang antar membran, dan matriks yang terletak di bagian dalam membran.Membran memiliki lipid membran bilayer ganda:
–          Membran luar
–          Sistem membran dalam yang kompleks .
–          Diantara kedua membran terdapat ruang anta/ inter membran.
–          Matriks, berisi protein terlarut, berbentuk seperti gel
–          Matriks mitokondria
–          Mengandung ribosom, enzim, DNA sirkular.
–          Mengandung enzim untuk pengubahan piruvat, asetil COA.

Membran bagian dalam mitokondria

Membran dalam mitokondria lebih rumit dibandingkan dengan kloroplas. Hal ini tercakup dalam krista dibuat oleh beberapa lipatan membran untuk memaksimalkan luas permukaan. Mitokondria menggunakan permukaan luas membran bagian dalam untuk melakukan banyak reaksi kimia. Reaksi kimia termasuk menyaring molekul tertentu dan melampirkan molekul lain untuk protein transpor. Protein transportasi akan membawa jenis molekul tertentu ke dalam matriks, di mana oksigen menggabungkan dengan molekul makanan untuk menciptakan energi.

Advertisement

Fungsi mitokondria

Peran utama mitokondria adalah sebagai pabrik energi sel yang menghasilkan energi dalam bentuk ATP. Metabolisme karbohidrat akan berakhir di mitokondria ketika piruvat di transpor dan dioksidasi oleh O2¬ menjadi CO2 dan air. Energi yang dihasilkan sangat efisien yaitu sekitar tiga puluh molekul ATP yang diproduksi untuk setiap molekul glukosa yang dioksidasi, sedangkan dalam proses glikolisis hanya dihasilkan dua molekul ATP. Proses pembentukan energi atau dikenal sebagai fosforilasi oksidatif terdiri atas lima tahapan reaksi enzimatis yang melibatkan kompleks enzim yang terdapat pada membran bagian dalam mitokondria.Pengubahan energi potensial dalam bentuk makanan menjadi ATP, Tempat terjadinya metabolisme oksidatif, Respirasi seluler.

Struktur Kloroplas bagian dalam

Struktur dalam kloroplas lebih kompleks daripada mitokondria. Bagian Dalam membran, organel kloroplas terdiri dari tumpukan karung tilakoid. Tumpukan karung saling terhubung satu sama lain dengan lamella stroma. Stroma lamella menjaga tumpukan tilakoid di set jarak dari satu sama lain. Klorofil meliputi setiap tumpukan. Klorofil mengubah foton sinar matahari, air dan karbon dioksida menjadi gula dan oksigen. Proses kimia ini disebut fotosintesis. Fotosintesis memulai generasi adenosin trifosfat dalam stroma kloroplas itu. Stroma adalah zat semi-cairan yang mengisi ruang di sekitar tumpukan tilakoid dan stroma lamellae.

Kloroplas sel tumbuhan adalah struktur memipih dengan panjang rata-rata 7 µm dan lebar 3-4 µm. Masing-masing dibatasi sepanjang membran luar yang halus. Batas luar ini melingkupu matriks fluida yang dinamakan stroma dan suatu sistem membran dalam yang meluas. Membran dalam ini terlipat berpasangan yang disebut lamela. Secara berkala lamela itu membesar, sehingga terbentuk gelembung pipih yang terbungkus membran dan dinamai tilakoid. Struktur ini tersusun dalam tumpukan, mirip tumpukan koin. Tumpukan tilakoid ini dinamakan grana.

Bagian dalam kloroplas mengandung DNA , RNAs, ribosom, stroma (tempat terjadinya reaksi gelap), dan granum. Granum terdiri atas membran tilakoid (tempat terjadinya reaksi terang) dan ruang tilakoid (ruang di antara membran tilakoid). Pada tanaman C3, kloroplas terletak pada sel mesofil. Contoh tanaman C3 adalah padi (Oryza sativa), gandum (Triticum aestivum), kacang kedelai (Glycine max), dan kentang (Solanum tuberosum). Pada tanaman C4, kloroplas terletak pada sel mesofil dan bundle sheath cell. Contoh tanaman C4 adalah jagung (Zea mays) dan tebu (Saccharum officinarum).

Kloroplas adalah plastida yang berwarna hijau, umumnya berbentuk lensa, terdapat dalam sel tumbuhan lumut (Bryophyta), paku-pakuan (Pterydophyta) dan tumbuhan berbiji (Spermatophyta). Kloroplas dijumpai terutama pada bagian daun yang disebut mesofil, yang sering disebut pula daging daun. Kloroplas juga dijumpai di bagian-bagian lain, bahkan juga pada batang dan ranting yang berwarna hijau. Hal ini disebabkan karena dalam kloroplas terdapat pigmen yang berwarna hijau disebut klorofil. Pigmen ini dapat menyerap energi cahaya. Klorofil terdapat pada membran tilakoid dan perubahan energi cahaya menjadi energi kimia berlangsung dalam tilakoid, sedangkan pembentukan glukosa sebagai produk akhir fotosintesis berlangsung di stroma.

Perbedaan Antara Mitokondria dan kloroplas
Perbedaan Antara Mitokondria dan kloroplas

Enzim pernapasan

Matriks mitokondria mengandung rantai enzim pernapasan. Enzim ini unik untuk mitokondria. Mereka mengkonversi asam piruvat dan molekul organik kecil lainnya menjadi ATP. Respirasi mitokondria Gangguan mungkin bertepatan dengan gagal jantung pada orang tua.

Advertisement

Facebook Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *