Penyebab timbulnya tanam paksa di indonesia

Tanam paksa dilaksanakan di Indonesia disebabkan hal-hal berikut. a. Pemerintah Belanda dililit utang luar negeri sehingga perlu biaya besar untuk membayarnya. b. Pemerintah Belanda banyak mengeluarkan biaya untuk perang melawan Pangeran Diponegoro, Perang Padri, dan berbagai perang di daerah.
Advertisement

c. Pemasukan uang dari penanaman kopi tidak banyak.
d. Terjadinya Perang Kemerdekaan Belgia yang diakhiri dengan pemisahan Belgia dari Belanda pada tahun 1830.

Tanam paksa adalah era paling eksploitatif dalam praktik ekonomi Hindia Belanda. Sistem tanam paksa ini jauh lebih keras dan kejam dibanding sistem monopoli VOC karena ada sasaran pemasukan penerimaan negara yang sangat dibutuhkan pemerintah. Petani yang pada zaman VOC wajib menjual komoditi tertentu pada VOC, kini harus menanam tanaman tertentu dan sekaligus menjualnya dengan harga yang ditetapkan kepada pemerintah. Aset tanam paksa inilah yang memberikan sumbangan besar bagi modal pada zaman keemasan kolonialis liberal Hindia Belanda pada 1835 hingga 1940.

Latar Belakang Pelaksanaan Sistem Tanam Paksa

Akibat perang Napoleon hutang dalam negeri Belanda dan pembayaran bunga atas hutangnya itu membumbung tinggi. Keadaan makin buruk ketika Uni Belanda-Belgia yang dibentuk oleh hasil Kongres Wina pada tahun 1815 runtuh dalam revolusi Belgia pada tahun 1830. Usaha Belanda untuk menaklukan kembali Belgia pada tahun 1831-1832 menemui kegagalan, dan pada tahun 1839 Belanda mengakui kemerdekaan Belgia. Dengan demikian Belanda telah kehilangan sebagian dari wilayah negaranya.

Advertisement

Dampak Positif dan Negatif Tanam Paksa VOC

Pelaksanaan tanam paksa mengakibatkan dampak yang besar bagi bangsa Indonesia baik itu dampak positif maupun negatif. Berikut adalah penjelasan selengkapnya:

Dampak Positif

  1.    Rakyat Indonesia mengenal teknik menanam berbagai jenis tanaman baru.
  2.    Rakyat Indonesia mengenal tanaman dengan kualitas ekspor.

Dampak Negatif

  1.    Penderitaan fisik dan mental kerena bekerja terlalu keras.
  2.    Pajak yang besar
  3.    Pertanian lokal khususnya padi mengalami gagal panen.
  4.    Kelaparan dan kematian dimana-mana
  5.    Menurunnya jumlah penduduk Indonesia


Facebook Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *