Apakah Fungsi Paru-Paru Pada Manusia

Paru-paru adalah sepasang organ yang terletak di rongga dada yang melakukan respirasi. Fungsi dari paru-paru adalah untuk oksigen dapat masuk ke dalam tubuh, sambil melepaskan karbon dioksida.
Advertisement

Paru-paru adalah sepasang organ yang terletak di rongga dada yang melakukan respirasi. Paru-paru memiliki ukuran sekitar 12 inci. Paru-paru merupakan membran pelindung. Daerah antara dua paru-paru disebut mediastinum, yang berisi jantung, trakea, esofagus dan pembuluh darah. Paru-paru dilindungi oleh tulang rusuk.

Fungsi dari Paru-paru

Tujuan dari paru-paru adalah untuk oksigen dapat masuk ke dalam tubuh, sambil melepaskan karbon dioksida. Oksigen memberikan tubuh dengan energi, sedangkan karbon dioksida merupakan limbah tubuh yang dihasilkan oleh metabolisme sel yang dikumpulkan dalam jaringan tubuh.

Statistik

Menurut American Lung Association, paru-paru kita menghirup 8.000 sampai 9.000 liter udara udara setiap hari untuk memenuhi permintaan dari 8,0000 sampai 10.000 liter darah yang dipompa melalui jantung.

Advertisement

Pernapasan

Paru-paru mengoksidasi tubuh karena udara dihirup melalui hidung atau mulut. Ketika seseorang bernafas, paru-paru mengembang dan membutuhkan bantuan dari otot-otot lain untuk berfungsi dengan baik. Ketika seseorang bernafas, atau menghembuskan, paru-paru tidak perlu bantuan.

Paru-paru

Respirasi

Fungsi paru-paru adalah untuk mempertahankan respirasi tubuh, yang berarti bahwa paru-paru membawa oksigen ke aliran darah melalui alveoli, atau kantung kecil di paru-paru. Ketika oksigen memasuki darah, hemoglobin mengambilnya dan mengangkutnya ke seluruh tubuh. Paru-paru juga menghilangkan karbon dioksida dari aliran darah, dengan membuang produk sampah dari tubuh. Ketika paru-paru tidak bekerja dengan baik, itu berarti bahwa oksigen tidak sampai ke tubuh dan dengan demikian mereka harus bekerja lebih keras untuk berfungsi. Masalah dengan paru-paru, seperti pneumonia, penyakit paru-paru, asma atau masalah lain lebih menekankan pada fungsi tubuh.

Paru-paru dan sistem peredaran darah

Paru-paru bekerja bersama dengan jantung untuk mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh. Saat jantung mengedarkan darah melalui siklus jantung, oksigen akan habis dari darah yang kemudian akan kembali ke jantung lalu dipompa ke paru-paru. Arteri pulmonalis mengangkut darah dari jantung ke paru-paru. Arteri ini memanjang dari ventrikel kanan jantung dan bercabang ke arteri paru kiri dan kanan. Arteri pulmonalis kiri meluas ke paru-paru kiri dan arteri paru-paru kanan ke paru-paru kanan. Arteri paru membentuk pembuluh darah kecil yang disebut arteriol yang mengarahkan aliran darah ke kapiler sekitarnya yaitu alveoli paru-paru.

Alveoli pada paru-paru yang dilapisi dengan film lembab yang melautkan udara pada paru-paru. Oksigen berdifusi melintasi epitel tipis kantung alveoli ke dalam darah dalam kapiler sekitarnya. Karbon dioksida juga berdifusi dari darah dalam kapiler ke kantung udara alveoli. Sekarang darah yang kaya oksigen dikembalikan ke jantung melalui vena paru. Karbon dioksida dikeluarkan dari paru-paru dengan pernafasan.

Paru-paru dan Pernapasan

Udara dipasok ke paru-paru melalui proses pernapasan. Diafragma memainkan peran kunci dalam bernapas. Diafragma adalah partisi otot yang memisahkan rongga dada dari rongga perut. Ketika rileks, diafragma berbentuk seperti kubah. Ini adalah ruang yang membatasi bentuk pada rongga dada. Ketika diafragma berkontraksi, bergerak ke bawah menuju daerah perut menyebabkan rongga dada untuk meluas. Hal ini akan menurunkan tekanan udara di paru-paru menyebabkan udara di lingkungan yang akan ditarik ke dalam paru-paru melalui saluran udara. Proses ini disebut inhalasi. Saat diafragma rileks, ruang pada rongga dada berkurang memaksa udara keluar dari paru-paru. Ini disebut ekshalasi. Regulasi pernapasan adalah fungsi dari sistem saraf otonom. Pernapasan dikendalikan oleh daerah otak yang disebut medula oblongata. Neuron pada di daerah otak ini mengirimkan sinyal ke diafragma dan otot-otot antara tulang rusuk untuk mengatur kontraksi yang memulai proses pernapasan.

Perlindungan

Hidung bertindak sebagai sistem penyaringan, menurunkan jumlah iritasi yang masuk paru-paru. Hidung juga menambahkan panas dan kelembaban udara. Bernapas melalui mulut tidak menyaring oksigen, sehingga lebih banyak iritasi dapat dikirim ke paru-paru. Paru-paru juga melindungi diri dengan batuk, karena dapat mengusir iritasi dengan mudah. Ketika paru-paru teriritasi, otot dikelilingi paru mulai memperketat untuk menjaga iritasi keluar. Pengetatan ini menyebabkan kejang, yang dapat membuat lebih sulit untuk bernapas. Ini menjadi sinyal ke tubuh bahwa ada infeksi atau iritasi yang harus dihindari atau diobati.

Contoh soal

  1. Paru-paru merupakan alat ekskresi. Zat ekskresi yang terkandung dalam paru-paru adalah…
  2. Karbon dioksida
  3. Garam
  4. Gula
  5. urea
  6. oksigen

Jawab : A

Karena, sisa metabolisme tubuh dikeluarkan dalam bentuk karbon diogsida melalui paru paru pada saat eksresi.

Advertisement

Facebook Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *