Bagian-bagian sel bakteri dan fungsinya

Bakteri adalah yang paling sederhana dari makhluk yang dianggap hidup. Bakteri ada dimana-mana. Mereka berada pada roti yang Anda makan, tanah tempat tumbuh tanaman, dan bahkan dalam diri Anda.
Advertisement

Bakteri adalah sel yang sangat sederhana yang jatuh di bawah judul prokariotik. Kata yang berarti mereka tidak memiliki nukleus yang terorganisir. Bakteri adalah sel tunggal kecil yang seluruh tujuan hidup adalah untuk meniru. Jadi kita sudah bilang mereka tidak memiliki nukleus yang terorganisir. Mereka memiliki DNA. DNA mereka dikelompokkan di daerah yang disebut dengan nukleoid.

Mereka memiliki membran sel seperti sel-sel lain dan bahkan dinding sel pelindung. Dinding sel mereka tidak seperti yang ada pada tumbuhan. Ini adalah jenis khusus yang dimiliki bakteri untuk perlindungan. Mereka tidak memiliki organel, hanya ribosom. (Ini semua adalah karakteristik dari prokariota jika Anda ingat.)

Sangat, sangat kecil. Anda mungkin telah melihat gambar dari beberapa bakteri. Karena kita tidak tahu apa yang telah Anda lihat, kami akan memberitahu Anda ada tiga bentuk dasar. Bakteri bola berada dalam bentuk bola kecil. Mereka biasanya membentuk rantai sel seperti deretan lingkaran. Bakteri berbentuk batang yang terlihat seperti E. coli yang hidup dalam usus Anda. Anda bisa membayangkan sekelompok bakteri yang terlihat seperti hot dog. Mereka bisa membuat rantai seperti satu set sosis saling terkait. Bakteri yang berbentuk spiral sedikit memutar. Ini seperti bentuk pembuka tutup botol.

Advertisement

Beberapa tanaman mendapat bantuan untuk menyerap nitrogen (N) dari tanah. Beberapa bakteri juga sebagai penyebab penyakit seperti botulisme. Beberapa bakteri bahkan hidup di dalam perut sapi untuk membantu mereka memecah selulosa. Sapi sendiri bisa mencerna rumput dan tanaman dengan bantuan bakteri. Mereka tidak mendapatkan banyak nutrisi dari tanaman dan tidak dapat memecah selulosa.

Dengan bakteri super, selulosa dapat dipecah menjadi gula dan kemudian melepaskan semua energi yang mereka butuhkan. Bayangkan jika para ilmuwan bisa mengembangkan bakteri yang hidup dalam diri kita yang akan memecah tanaman. Kita bisa makan rumput dan daun sepanjang hari.

 

struktur bakteri monera

Susunan bagian-bagian utama sel bakteri, dijelaskan sebagai berikut.

a. Membran sel

Membran sel merupakan selaput yang membungkus sitoplasma beserta isinya, terletak di sebelah dalam dinding sel, tetapi tidak terikat erat dengan dinding sel. Bagi membran sel sangat vital, bagian ini merupakan batas antara bagian dalam sel dengan lingkungannya. Jika membran sel pecah atau rusak, maka sel bakteri akan mati. Membran sel terdiri atas dua lapis molekul fosfolipid. Pada lapisan fosfo-lipid ini terdapat senyawa protein dan karbohidrat dengan kadar berbeda-beda pada berbagai sel bakteri.

b. Ribosom

Ribosom merupakan bagian sel yang berfungsi sebagai tempat sintesa protein. Bentuknya berupa butir-butir kecil dan tidak diselubungi membran. Ribosom tersusun atas protein dan RNA.

c. DNA (Deoxyribonucleic Acid)

DNA merupakan materi genetik, terdapat dalam sitoplasma. DNA bakteri berupa benang sirkuler (melingkar). DNA bakteri berfungi sebagai pengendali sintesis protein bakteri dan pembawa sifat. DNA bakteri terdapat pada bagian menyerupai inti yang disebut nukleoid. Bagian ini tidak memiliki membran sebagaimana inti sel eukariotik.

d. Dinding sel

Dinding sel bakteri tersusun atas makromolekul peptidoglikan yang terdiri dari monomer-monomer tetrapeptidaglikan (polisakarida dan asam amino). Berdasarkan susunan kimia dinding selnya, bakteri dibedakan atas bakteri gram-positif dan bakteri gramnegatif. Susunan kimia dinding sel bakteri gram-negatif lebih rumit daripada bakteri gram-positif. Dinding sel bakteri grampositif hanya tersusun atas satu lapis peptidoglikan yang relatif tebal, sedangkan dinding sel bakteri gram-negatif terdiri atas dua lapisan. Lapisan luar tersusun atas protein dan polisakarida, lapisan dalamnya tersusun atas peptidoglikan yang lebih tipis dibanding lapisan peptidoglikan pada bakteri gram-positif. Dinding sel bakteri berfungsi untuk memberi bentuk sel, memberi kekuatan, melindungi sel dan menyelenggarakan pertukaran zat antara sel dengan lingkungannya.

e. Flagel

Flagel merupakan alat gerak bagi bakteri, meskipun tidak semua gerakan bakteri disebabkan oleh flagel. Flagel berpangkal pada protoplas, tersusun atas senyawa protein yang disebut flagelin, sedikit karbohidrat dan pada beberapa bakteri mengandung lipid. Jumlah dan letak flagel pada berbagai jenis bakteri bervariasi. Jumlahnya bisa satu, dua, atau lebih, dan letaknya dapat di ujung, sisi, atau pada seluruh permukaan sel. Jumlah dan letak flagel dijadikan salah satu dasar penggolongan bakteri.

f. Pilus

Pada permukaan sel bakteri gram-negatif seringkali terdapat banyak bagian seperti benang pendek yang disebut pilus atau fimbria (jamak dari pilus). Pilus merupakan alat lekat sel bakteri dengan sel bakteri lain atau dengan bahan-bahan padat lain, misalnya makanan sel bakteri.

g. Kapsul

Kapsul merupakan lapisan lendir yang menyelubungi dinding sel bakteri. Pada umumnya kapsul tersusun atas senyawa polisakarida, polipeptida atau protein-polisakarida (glikoprotein). Kapsul berfungsi untuk perlindungan diri terhadap antibodi yang dihasilkan sel inang. Oleh karenanya kapsul hanya didapatkan pada bakteri pathogen.

h. Endospora

Di antara bakteri ada yang membentuk endospora. Pembentukan endospora merupakan cara bakteri mengatasi keadaan lingkungan yang tidak menguntungkan. Keadaan lingkungan yang tidak menguntungkan antara lain: panas, dingin, kering, tekanan osmosis dan zatkimia tertentu. Jika kondisi lingkungan membaik maka endospora akan tumbuh menjadi sel bakteri.

Advertisement

Facebook Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *