Sebutkan Bagian-bagian otak dan fungsinya

Otak merupakan pusat koordinasi. Studi tentang aktivitas otak dilakukan sebagian besar melalui jenis penelitian observasional disebut Elektroensefalografi. Bagian-bagian otak tercantum dibawah ini.
Advertisement

Otak merupakan pusat koordinasi. Otak terletak didalam tengkorak, dilapisi jaringan meninges yang terdiri atas tiga lapisan yaitu:

  • Lapisan luar yang disebut durameter
  • Lapisan dalam disebut arachnoid, dan
  • Lapisan terdalam disebut piameter.

Lapisan luar dari otak berwarna abu-abu (mengandung neuron), sedang bagian dalam berwarna putih (mengandung dendrit dan neurit/akson). Otak dibagi menjadi beberapa bagian. Bagian-bagian otak tercantum dibawah ini.

Otak besar (cerebrum)

Otak besar merupakan bagian otak yang memenuhi sebagian otak manusia, dengan ukuran 7/8 dari total otak. Otak besar terbagi menjadi dua, yaitu otak besar belahan kiri dan otak besar belahan kanan. Otak besar belahan kiri berfungsi mengatur kegiatan organ tubuh bagian kanan.

Advertisement

Sedangkan otak besar bagian kanan berfungsi mengatur kegiatan organ tubuh bagian kiri. Otak besar merupakan bagian terbesar dan terdepan dari otak manusia. Otak besar mempunyai fungsi dalam mengatur semua aktivitas mental, yang berkaitan dengan kepandaian (intelegensia), ingatan (memori), kesadaran, dan pertimbangan. Otak besar terdiri atas Lobus Oksipitalis sebagai pusat penglihatan, Lobus temporalis yang berfungsi sebagai pusat pendengaran, dan Lobus frontalis yag berfungsi sebagai pusat kepribadian dan pusat komunikasi. Otak besar terdiri dari dua lapisan.

Korteks

Korteks, merupakan lapisan luar, tipis, berwarna kelabu karena banyak mengandung badan sel dan permukaannya berlipat-lipat untuk memperluas permukaan otak. Bagian korteks dibagi menjadi 3 area.

  • Area sensorik yang menterjemahkan impuls menjadi sensasi
  • Area motorik yang berfungsi mengendalikan koordinasi kegiatan otot rangka.
  • Area asosiasi yang berkaitan dengan ingatan, memori, kecerdasan, nalar atau logika, dan kemauan.

Medula

Medula, merupakan lapisa dalam, tebal, dan berwarna putih karena banyak mengandung akson da dendrit.

Otak besar mempunyai empat macam lobus.

  1. Lobus frontal, berfungsi sebagai pusat penciuman dan indera peraba
  2. Lobus temporal, berfungsi sebagai pusat pendengaran
  3. Lobus oksipetal berfungsi sebagai pusat penglihatan
  4. Lobus parietal berfungsi sebagai ingatan, kecerdasan, memori, kemauan, nalar dan sikap.

Otak tengah

Otak tengah terletak didepan otak kecil (cerebellum) dan jembatan varol (pons varoli). Didepan otak tengah terdapat talamus dan kelenjar hipofisis yang mengatur kerja kelenjar endokrin. Otak tengah berfungsi sebagai pusat pengauran refleks mata, refleks penyempitan pupil mata dan pendengaran.

Otak depan (dienchepalon)

Otak depan terletak dibagian atas dari batang otak dan didepan otak tengah atau mesencephalon. Otak depan terdiri dari talamus yang berfungsi untuk stasiun pencemar bagi imlpuls yang sampai di otak dan medulla spinalis. Bagian yang kedua adalah hipotalamus yang berfungsi sebagai pusat pengaturan suhu tubuh, selera makan, keseimbangan cairan tubuh, rasa lapar, seksualitas, watak dan emosi.

Otak kecil (cerebllum)

Otak kecil terletak dibagian belakang otak besar. Otak kcil berfungsi sebagai pusat pengaturan koordinasi gerakan yang disadari dan keseimbangan tubuh serta posisi tubuh.

Otak kecil terbagi menjadi dua bagian belahan, yaitu belahan bagian kiri dan belahan bagian kanan yang dihubungkan dengan jembatan varol. Jembatan varol berfungsi untuk menghantarkan impuls dari otot-otot belahan kiri dan kanan.

Sumsum lanjutan (medulla oblongata)

Sumsum lanjutan sering disebut dengan penghubung atau batang otak. Sumsum lanjutan terletak setelah otak dan menghubungkan dengan medulla spinalis di depan cerebllum.

Sumsum lanjutan banyak mengandung ganglion otak. Fungsi umum sumsu lanjutan sebagai pusat pengaturan ritme respirasi, denyut jantung, penyempitan dan pelebaran pembuluh darah, tekanan darah, gerak alat pencernaan, menelan, batuk, bersin dan bersendawa.

Tabel bagian-bagian otak dan fungsinya

Bagian otak Fungsi
Lobus Frontal

 

·         Perilaku

·         Proses berpikir abstrak

·         Pemecahan masalah

·         Perhatian

·         Pemikiran kreatif

·         Beberapa emosi

·         Intelektual

·         Refleksi

·         Penghakiman

·         Prakarsa

·         Inhibisi

·         Koordinasi gerakan

·         Gerakan umum

·         Beberapa gerakan mata

·         Indra penciuman

·         Gerakan otot

·         Gerakan terampil

·         Beberapa keterampilan motorik

·         Reaksi fisik

·         Libido (dorongan seksual)

·         Lobus Oksipital

·         Penglihatan

·         Membaca

·         Lobus Parietal

·         Rasa sentuhan

·         Apresiasi bentuk melalui sentuhan (stereognosis)

·         Respon terhadap rangsangan internal (propriosepsi)

·         Kombinasi sensorik dan pemahaman

·         Beberapa fungsi bahasa dan membaca

·         Beberapa fungsi penglihatan

Lobus temporal ·         Kenangan pendengaran

·         Beberapa pendengaran

·         Kenangan Visual

·         Beberapa jalur penglihatan

·         Memori lainnya

·         Musik

·         Takut

·         Beberapa bahasa

·         Beberapa berbicara

·         Beberapa emosi perilaku

·         Rasa identitas

·         belahan Otak Kanan (hemisfer)

·         Belahan kanan mengontrol sisi kiri tubuh

·         Hubungan temporal dan spasial

·         Menganalisis informasi nonverbal

·         Berkomunikasi emosi

·         Belahan Kiri (belahan kategoris)

·         Belahan kiri mengontrol sisi kanan tubuh

·         Memproduksi dan memahami bahasa

·         Korpus kalosum

·         Komunikasi antara sisi kiri dan kanan otak

Otak kecil

 

·         Keseimbangan

·         Sikap

·         Jantung, pusat pernapasan, dan vasomotor

Batang Otak

 

·         Jalur Motorik dan sensorik tubuh dan wajah

·         Pusat penting: jantung, pernapasan, vasomotor

Apa yang Mempengaruhi Aktivitas Otak?

Semua makhluk vertebrata memiliki sistem saraf pusat dioperasikan oleh otak, organ yang sangat kompleks yang bertindak sebagai komando pusat untuk seluruh tubuh. Otak adalah pusat sensorik, motorik, gairah, dan fungsi neurotransmitting dalam tubuh. Aktivitas otak secara harfiah aliran listrik yang disebabkan oleh penembakan neuron otak menjalani rutinitas rutinitas konstan. Ketika terjadi perubahan rangsangan internal dan eksternal, aktivitas otak juga bisa berubah.

Aktivitas otak dapat diubah oleh konsumsi atau paparan obat tertentu. Kebanyakan obat yang digunakan untuk mengobati masalah psikologis akan mempengaruhi aktivitas otak dalam beberapa cara, tetapi begitu banyak zat lainnya. Kafein, heroin, antidepresan, dan obat penenang semua bisa mempengaruhi seberapa cepat dan sering tembakan neurotransmitter. Sementara efek ini mungkin bersifat sementara, beberapa studi menunjukkan bahwa penggunaan jangka panjang obat dapat memiliki efek panjang.

Gangguan kebiasaan tidur normal dapat memiliki efek serius pada aktivitas gelombang otak, menurut beberapa penelitian. Meskipun mungkin tampak logis bahwa aktivitas otak turun dengan kurang tidur, beberapa bukti menunjukkan bahwa aktivitas di bagian tertentu dari otak sebenarnya meningkatkan, seolah-olah otak sedang mengkompensasi kurangnya istirahat. Sayangnya, sulit tidur juga mengganggu kognitif dan fungsi motorik, biasanya mengalahkan upaya otak untuk menjaga tingkat kinerja normal.

Hormon dalam tubuh juga dapat menyebabkan pergantian signifikan terhadap aktivitas di otak. Dalam satu studi, wanita pasca-menopause diberi dosis kecil estrogen dan dimonitor untuk perubahan aktivitas otak. Dalam banyak kasus, wanita yang diobati dengan hormon menunjukkan peningkatan fungsi memori. Studi seperti ini telah menyebabkan penelitian tambahan dalam wanita menstruasi, kadar hormon berfluktuasi karena selama siklus menstruasi bulanan. Penelitian baru menunjukkan bahwa preferensi pasangan dan daya tarik seksual, baik secara parsial dikendalikan oleh aktivitas otak, dapat mengubah tergantung pada siklus menstruasi subyek.

Otak mengontrol persepsi sensorik, seperti sentuhan, bau, rasa, dan pendengaran. Rangsangan eksternal sensorik tertentu dapat menyebabkan aktivitas di otak untuk mengubah dari pertahanan diri. Misalnya, jika rusa mengambil aroma predator, otaknya dapat mengaktifkan respon lari untuk bisa melakukannya dengan keluar dari bahaya.

Tingkat gelombang otak juga tampak dipengaruhi untuk beberapa derajat oleh pilihan gaya hidup. Stres, ketaatan beragama, dan bahkan budaya semuanya telah terbukti memiliki beberapa tingkat pengaruh pada bagaimana fungsi otak. Beberapa ahli percaya bahwa menurunkan tingkat stres dan berfokus pada gaya hidup sehat dapat menyebabkan tingkat peningkatan aktivitas otak.

Studi tentang aktivitas otak dilakukan sebagian besar melalui jenis penelitian observasional disebut Elektroensefalografi. Metode ini mempekerjakan penggunaan sensor yang dapat mengukur dan memetakan jumlah aktivitas di otak. Dengan mengukur pola gelombang otak yang berbeda, ahli saraf dan peneliti dapat mendeteksi kemampuan otak untuk menanggapi rangsangan, serta melihat daerah berkembang yang terkena dampak kegiatan yang dapat menunjukkan masalah saraf terkait seperti epilepsi.

Advertisement

Facebook Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *