Penjelasan siklus air (hidrologi) secara singkat

Siklus biogeokimia mencakup bagian biotik dan abiotik ekosistem. Siklus air berlangsung pada, di atas, dan bawah permukaan bumi. Dalam siklus, air terjadi perubahan wujud sebagai uap air, air cair, dan es.
Advertisement

Dari mana asal air yang dibutuhkan oleh sel-sel Anda? Tidak seperti energi, materi tidak hilang saat melewati sebuah ekosistem. Sebaliknya, materi, termasuk air akan didaur ulang. Daur ulang ini melibatkan interaksi spesifik antara faktor biotik dan abiotik dalam suatu ekosistem. Kemungkinannya adalah, air yang Anda minum pagi ini telah ada selama jutaan tahun yang lalu, atau lebih.

Siklus Air (hidrologi)

Unsur-unsur kimia dan air yang dibutuhkan oleh organisme terus-menerus didaur ulang dalam ekosistem. Mereka melewati komponen biotik dan abiotik dari biosfer. Itu sebabnya siklus mereka disebut siklus biogeokimia.

Misalnya, suatu bahan kimia yang mungkin berpindah dari organisme (bio) ke atmosfer atau laut (geo) dan kembali ke organisme lagi. Unsur atau air dapat diam dalam berbagai periode waktu di berbagai bagian dari sebuah siklus.

Advertisement

Bagian dari siklus yang menahan unsur atau air untuk waktu singkat disebut exchange pool (kolam pertukaran). Misalnya, atmosfer sebagai kolam pertukaran air. Biasanya menahan air (dalam bentuk uap air) untuk hanya beberapa hari.

Bagian dari siklus yang memegang unsur atau air untuk jangka waktu yang panjang disebut reservoir. Laut adalah reservoir untuk air. Laut yang dalam dapat menahan air selama ribuan tahun.

siklus air

Air di Bumi sudah ada sejak miliaran tahun. Namun, molekul air individu terus bergerak melalui siklus air. Siklus air adalah siklus global. Ini terjadi pada, di atas, dan bawah permukaan bumi, seperti yang ditunjukkan pada Gambar di bawah.

gambar siklus air
Gambar siklus air. Seperti siklus biogeokimia lainnya, tidak ada awal atau akhir dalam siklus air. Melainkan kegiatan yang terus berulang.

Selama siklus air atau hidrologi, air terjadi di tiga keadaan atau wujud yang berbeda: gas (uap air), cairan (air), dan padat (es). Banyak proses yang terlibat saat perubahan keadaan air dalam siklus air.

Penguapan, Sublimasi, dan Transpirasi

Stomata

Perubahan air menjadi gas oleh tiga proses yang berbeda:

  • Evaporasi atau penguapan terjadi ketika air di permukaan berubah menjadi uap air. Matahari memanaskan air dan memberikan molekul air energi yang cukup untuk melepaskan diri ke atmosfer.
  • Sublimasi terjadi ketika es dan salju mengalami perubahan langsung menjadi uap air. Hal ini juga terjadi karena panas dari matahari.
  • Transpirasi terjadi ketika tanaman melepaskan uap air melalui pori-pori daun disebut stomata (lihat Gambar di bawah).

Kondensasi dan Presipitasi

Naiknya arus udara membawa uap air ke atmosfer. Saat uap air naik di atmosfer, kemudian akan mulai mendingin dan mengembun. Kondensasi adalah proses di mana perubahan uap air untuk tetesan kecil air cair.

Tetesan air dapat membentuk awan. Jika tetesan cukup besar, mereka jatuh sebagai hujan, salju, hujan es, atau hujan yang dingin membeku. Kebanyakan hujan jatuh ke laut. Akhirnya, air ini menguap lagi dan mengulangi siklus air. Beberapa endapan atau presipitasi beku akan menjadi bagian dari es dan gletser. Massa es ini dapat menyimpan air beku selama ratusan tahun atau lebih.

Air Tanah dan Limpasan

Presipitasi yang jatuh di atas tanah dapat mengalir di atas permukaan tanah. Air ini disebut limpasan. Ini akhirnya dapat mengalir ke badan air. Beberapa curah hujan yang jatuh di atas tanah dapat meresap ke dalam tanah, menjadi air tanah. Tanah mungkin merembes keluar dari tanah di musim semi atau ke badan air seperti laut. Beberapa tanah dapat diambil oleh akar tanaman. Beberapa mungkin mengalir di bawah tanah lebih dalam ke akuifer. Ini adalah lapisan bawah tanah batu yang menyimpan air, kadang-kadang selama ribuan tahun.

Ringkasan

Unsur kimia dan air didaur ulang melalui siklus biogeokimia. Siklus biogeokimia mencakup bagian biotik dan abiotik ekosistem. Siklus air berlangsung pada, di atas, dan bawah permukaan bumi. Dalam siklus, air terjadi perubahan wujud sebagai uap air, air cair, dan es. Banyak proses yang terlibat selama perubahan keadaan air dalam siklus. Atmosfer adalah sebuah kolam pertukaran air. Massa es, akuifer, dan laut dalam adalah reservoir air.

Advertisement

Facebook Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *