Ciri-ciri historiografi nasional dan kolonial

Ciri-ciri historiografi nasional adalah sebagai berikut. a. Sudah mendapat komparasi/perbandingan sumber kolonial dan lokal. Sumber yang digunakan tidak hanya babad, tetapi juga hikayat, berita Cina, dan sumber-sumber arkeologi.
Advertisement

b. Penulis historiografi nasional adalah orang- orang akademis/kritis dalam bidang bahasa, kesusastraan, dan kepurbakalaan.
c. Tidak hanya mengangkat sejarah orang-orang besar dan negara saja, tetapi juga kemanusiaannya (kebudayaan).
d. Sumber tidak lagi hanya berupa sumber arsip atau dokumen, tetapi juga sumber lokal.

Ciri-ciri historiografi kolonial adalah sebagai berikut.
a. Merupakan sejarah orang Belanda di Hindia Timur (Indonesia).
b. Bersifat diskriminatif.
c. Menggunakan sumber-sumber Belanda.
d. Menganggap bahwa Hindia Timur (Indonesia) belum memiliki sejarah sebelum kedatangan orang-orang Eropa/Belanda.

Advertisement

Facebook Twitter

One thought on “Ciri-ciri historiografi nasional dan kolonial

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *