Pengertian Aliran Energi dalam ekosistem

Aliran energi adalah Pergerakan energi di sekitar ekosistem menggunakan sarana biotik dan abiotik. Ekosistem membutuhkan masukan konstan energi.
Advertisement

Apa yang terjadi di dalam setiap daun dan rumput? Fotosintesis. Mungkin adalah reaksi biokimia yang paling penting dari Bumi. Sinar matahari bersinar di atas hutan ini, sinar matahari akan diserap, dan energi dari sinar matahari yang diubah menjadi energi kimia. Sehingga energi kimia kemudian dapat didistribusikan ke semua organisme hidup lainnya dalam ekosistem.

Aliran Energi

Untuk bertahan hidup, ekosistem membutuhkan masuknya energi secara konstan. Energi memasuki ekosistem dalam bentuk sinar matahari atau senyawa kimia.

Beberapa organisme menggunakan energi ini untuk membuat makanan. Organisme lain mendapatkan energi dengan mengonsumsi makanan.

Advertisement

Produsen

Produsen adalah organisme yang memproduksi makanan untuk diri mereka sendiri dan organisme lainnya. Mereka menggunakan energi dan molekul anorganik sederhana untuk membuat senyawa organik. Stabilitas produsen sangat penting untuk ekosistem karena semua organisme membutuhkan molekul organik. Produsen juga disebut autotrof. Ada dua tipe dasar autotrof: fotoautotrof dan kemoautotrof.

daun dan rumput

Fotoautotrof menggunakan energi dari sinar matahari untuk membuat makanan melalui proses fotosintesis. Mereka termasuk tumbuhan, alga, dan bakteri tertentu (lihat Gambar di bawah).

Fotoautotrof
Berbagai jenis fotoautotrof penting dalam ekosistem yang berbeda.

Kemoautotrof menggunakan energi dari senyawa kimia untuk membuat makanan dengan kemosintesis. Mereka termasuk beberapa bakteri dan archaea juga. Archaea adalah mikroorganisme yang menyerupai bakteri.

Konsumen

Konsumen adalah organisme yang bergantung pada organisme lain untuk makanan. Mereka mengambil molekul organik yang pada dasarnya “memakan” makhluk hidup lainnya. Mereka mencakup semua hewan dan jamur. (Jamur tidak benar-benar “makan”, mereka menyerap nutrisi dari organisme lain.) Mereka juga termasuk banyak bakteri dan bahkan beberapa tanaman, seperti tanaman kantong semar yang ditunjukkan pada Gambar di bawah ini. Konsumen juga disebut heterotrof. Heterotrof diklasifikasikan berdasarkan apa yang mereka makan:

Kantong semar
Tanaman Kantong semar. Hampir semua tanaman adalah produsen. Tanaman Kantong semar ini adalah pengecualian. Mengkonsumsi serangga. Memerangkap mereka dalam zat lengket dalam “kendi.” Kemudian mengeluarkan enzim yang memecah serangga dan melepaskan nutrisi. Apakah kantong semar termasuk tanaman jenis konsumen?

Herbivora mengkonsumsi produsen seperti tanaman atau ganggang. Mereka adalah link yang diperlukan antara produsen dan konsumen lainnya. Contohnya termasuk rusa, kelinci, dan tikus.

Karnivora mengkonsumsi hewan. Contohnya termasuk singa, beruang kutub, elang, katak, salmon, dan laba-laba. Karnivora yang tidak mampu mencerna tanaman dan harus makan hanya hewan disebut karnivora obligat. Karnivora lainnya dapat mencerna tanaman tetapi tidak sering memakannya.

Omnivora mengkonsumsi tumbuhan dan hewan. Mereka termasuk manusia, babi, beruang coklat, camar, gagak, dan beberapa jenis ikan.

Pengurai (Dekomposer)

Ketika organisme mati, mereka meninggalkan energi dan materi dalam jasad mereka. Pengurai memecah sisa-sisa dan limbah lainnya dan melepaskan molekul anorganik sederhana kembali ke lingkungan. Produsen kemudian dapat menggunakan molekul untuk membuat senyawa organik yang baru. Stabilitas dekomposer sangat penting untuk setiap ekosistem. Pengurai diklasifikasikan berdasarkan jenis bahan organik yang mereka pecah:

Pemulung mengkonsumsi jaringan lunak hewan mati. Contoh pemulung termasuk burung pemakan bangkai, rakun, dan lalat.

Detritivor mengkonsumsi detritus – daun yang mati, kotoran hewan, dan sampah organik lainnya yang berkumpul di tanah atau di bawah badan air. Di darat, detritivor termasuk cacing tanah, kaki seribu, dan kumbang kotoran (lihat Gambar di bawah). Dalam air, detritivor termasuk “pemakan bawah” seperti teripang dan ikan lele.

kumbang kotoran

Saprotrof adalah langkah terakhir dalam dekomposisi. Mereka memakan bahan organik yang tersisa setelah pengurai lain melakukan pekerjaan mereka. Saprotrof termasuk jamur dan protozoa bersel tunggal. Jamur adalah satu-satunya organisme yang dapat menguraikan kayu.

Rangkuman

Aliran energi adalah Pergerakan energi di sekitar ekosistem menggunakan sarana biotik dan abiotik. Ekosistem membutuhkan masukan konstan energi dari sinar matahari atau bahan kimia. Produsen menggunakan energi dan molekul anorganik untuk membuat makanan. Konsumen mengambil makanan dengan makan produsen atau makhluk hidup lainnya. Pengurai memecah organisme mati dan limbah organik lainnya dan melepaskan molekul anorganik kembali ke lingkungan.

Advertisement

Facebook Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *