Fungsi Rangka apendikular

Rangka apendikular memegang dan mendukung anggota badan dari tubuh manusia, sehingga manusia dapat berjalan dan memanipulasi sesuatu. Menurut University of Western Cape, rangka apendikular terdiri dari korset panggul dan bahu serta lengan, kaki, kaki dan tangan yang menempel pada mereka.
Advertisement

Tulang-tulang ini berbeda jelas dengan mereka yang dari rangka aksial, yang hanya mencakup tengkorak, tulang rusuk, tulang hioid dan tulang belakang. University of Pennsylvania Health System menjelaskan bahwa kerangka apendikular dinamakan demikian karena tulang konstituen berada di luar sumbu tubuh. Korset panggul dan dada adalah tempat utama di mana kerangka aksial dan apendiks bertemu.

Korset dada terdiri dari dua klavikula dan dua bahu, sementara korset panggul terdiri dari dua tulang pinggulnya yang besar. Setiap tulang pinggul sebenarnya terdiri dari tiga tulang yang menyatu bersama-sama. Tulang-tulang ini disebut ilium, iskium dan tulang pubis.

Selain melayani sebagai sebuah situs dimana femurs dapat melekat, panggul juga berfungsi untuk menahan dan melindungi organ-organ perut bagian bawah, menurut University of Western Cape. Wikipedia menyatakan bahwa rangka apendikular mengandung 126 tulang. Ketika dikombinasikan dengan 80 tulang kerangka aksial, manusia dewasa biasanya memiliki total 206 tulang.

Advertisement

Facebook Twitter

One thought on “Fungsi Rangka apendikular

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *