Fungsi Flagela

Flagela digunakan oleh sel-sel dan organisme uniseluler untuk gerakan, sensasi dan transduksi sinyal. Mereka dapat digambarkan sebagai ekstensi panjang ramping dari sel atau organisme. Bentuk tunggal flagela adalah flagellum.
Advertisement

Tergantung pada organisme, flagela terdiri dari struktur yang berbeda. Pada bakteri, flagela terbuat dari protein flagellin. Pada eukariota, flagela terdiri dari mikrotubulus dikelilingi oleh membran plasma.

Ini adalah struktur flagela pada tanaman, protista dan hewan. Prokariota dan eukariota menggunakan berbagai sumber energi untuk menggerakkan flagela tersebut. Gerakan flagela eukariotik membutuhkan adenosin trifosfat (ATP). Prokariota menggunakan energi dari gaya gerak proton, yang merupakan gradien ion yang terletak pada membran sel.

Silia dan flagela adalah dua jenis struktur yang mungkin ada pada sel-sel. Keduanya digunakan untuk gerakan oleh sel-sel individual. Silium (silia adalah istilah jamak untuk lebih dari satu silium) adalah struktur yang menonjol dari dinding sel. Sejumlah besar silia motil menutupi permukaan beberapa sel dalam tubuh manusia; silia ini membuat pergerakan zat akan melewati sel. Trakea manusia, atau tenggorokan, dilapisi dengan silia motil; pergerakan silia penting dalam proses menghilangkan kotoran dan lendir dari paru-paru.

Advertisement

Kebanyakan sel manusia memiliki satu silia primer, atau non-motil. Bagian sel ini melayani banyak fungsi penting, tergantung pada organ tertentu di mana sel tersebut berada.

Pemahaman ilmiah tentang silia primer memandang mereka sebagai “antena seluler yakni indera yang mengkoordinasikan sejumlah besar jalur sinyal selular, kadang-kadang sebagai kopling sinyal ke silia motilitas atau alternatif untuk pembelahan sel dan diferensiasi.”

Sebuah flagelum (flagela adalah bentuk jamak) adalah struktur seperti cambuk yang melekat pada dinding sel. Fungsi utama dari flagela adalah untuk membantu bergerak sel. Sperma laki-laki, misalnya, bergerak melalui organ reproduksi wanita karena gerakan flagella mereka.


Facebook Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *