Pengertian dan metode bioteknologi

Bioteknologi adalah penggunaan teknologi untuk mengubah susunan genetik makhluk hidup. Kloning gen adalah proses mengisolasi dan membuat salinan segmen DNA
Advertisement

Jadi bagaimana cara kerja ilmuwan dengan DNA? Itu selalu dimulai dengan urutan. Setelah urutan diketahui, begitu banyak lagi yang bisa dilakukan. Daerah tertentu dapat diisolasi, kloning, diperkuat, dan kemudian digunakan untuk membantu kita.

Metode bioteknologi

Bioteknologi adalah penggunaan teknologi untuk mengubah susunan genetik makhluk hidup untuk tujuan manusia. Umumnya, tujuan dari bioteknologi adalah untuk menciptakan organisme yang berguna bagi manusia atau untuk menyembuhkan gangguan genetik. Sebagai contoh, bioteknologi dapat digunakan untuk membuat tanaman yang tahan hama serangga atau menghasilkan lebih banyak makanan, atau untuk membuat pengobatan baru untuk penyakit manusia.

Bioteknologi menggunakan berbagai teknik untuk mencapai tujuan-tujuannya. Dua teknik yang umum digunakan adalah kloning gen dan reaksi berantai polimerase.

Advertisement

Kloning gen

Kloning Gen adalah proses mengisolasi dan membuat salinan gen. Hal ini berguna untuk berbagai tujuan. Misalnya, kloning gen dapat digunakan untuk mengisolasi dan membuat salinan gen normal untuk terapi gen. Gen kloning melibatkan empat langkah: isolasi, ligasi, transformasi, dan seleksi.

  1. Dalam isolasi, enzim (disebut enzim restriksi) digunakan untuk memecah DNA pada urutan basa spesifik. Hal ini dilakukan untuk mengisolasi gen.
  2. Selama ligasi, dengan enzim ligase DNA menggabungkan gen terisolasi dengan plasmid DNA dari bakteri. (plasmid adalah DNA melingkar yang bukan merupakan bagian dari kromosom dan dapat bereplikasi secara independen.) Ligasi diilustrasikan pada Gambar di bawah ini. DNA yang dihasilkan disebut DNA rekombinan.dna
  1. Dalam transformasi, DNA rekombinan dimasukkan ke dalam sel hidup, biasanya sel bakteri. Mengubah suatu organisme dengan cara ini juga disebut rekayasa genetika.
  2. Seleksi melibatkan pertumbuhan bakteri yang diubah untuk memastikan mereka memiliki DNA rekombinan. Ini merupakan langkah penting karena transformasi tidak selalu berhasil. Hanya bakteri yang mengandung DNA rekombinan yang dipilih untuk digunakan lebih lanjut.

    Ligasi
    Ligasi. DNA ligase menggabungkan bersama-sama gen terisolasi dan plasmid DNA. Ini menghasilkan DNA rekombinan

Reaksi Rantai Polimerase

Reaksi Rantai Polimerase membuat banyak salinan gen atau segmen DNA lainnya. Hal ini dapat dilakukan dalam rangka untuk membuat jumlah besar gen untuk pengujian genetik. Reaksi Rantai Polimerase melibatkan tiga langkah: denaturasi, annealing dan ekstensi. Tiga langkah diilustrasikan pada Gambar di bawah ini. Mereka berulang kali dalam siklus untuk membuat jumlah besar gen.

Reaksi berantai polimerase
Reaksi berantai polimerase melibatkan tiga langkah. Temperatur yang tinggi diperlukan untuk proses dapat bekerja. Enzim Taq polymerase digunakan pada langkah 3 karena dapat menahan suhu tinggi.
  1. Denaturasi melibatkan pemanasan DNA untuk memecahkan ikatan yang memegang bersama dua untai DNA. Hal ini menghasilkan dua untai tunggal DNA.
  2. Annealing melibatkan pendinginan untai tunggal DNA dan mencampurnya dengan segmen DNA pendek yang disebut primer. Primer memiliki urutan basa yang melengkapi segmen untai DNA tunggal. Akibatnya, ikatan terbentuk antara untai DNA dan primer.
  3. Perpanjangan terjadi ketika enzim (Taq polymerase atau Taq polimerase DNA) menambahkan nukleotida ke primer. Hal ini menghasilkan molekul DNA baru, masing-masing menggabungkan salah satu untai DNA asli.

Ringkasan

Bioteknologi adalah penggunaan teknologi untuk mengubah susunan genetik makhluk hidup untuk tujuan manusia. Kloning gen adalah proses mengisolasi dan membuat salinan segmen DNA seperti gen. Reaksi berantai polimerase membuat banyak salinan gen atau segmen DNA lainnya.

Advertisement

Facebook Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *