Pengertian dan sifat Kode genetik

Kode genetik adalah hubungan antara urutan basa dan urutan asam amino dalam polipeptida. Kode genetik memungkinkan untuk menerjemahkan informasi genetik.
Advertisement

Kode genetik adalah hubungan antara urutan basa dalam asam nukleat dan urutan asam amino dalam polipeptida yang disintesis dari itu. Sebuah urutan tiga basa asam nukleat (triplet) bertindak sebagai kata kode (kodon) untuk satu asam amino. Kode genetik memungkinkan suatu organisme untuk menerjemahkan informasi genetik yang ditemukan dalam kromosom yang menjadi protein yang dapat digunakan.

Terbentang asam deoksiribonukleat (DNA) yang dibangun dari empat basa nukleotida yang berbeda, sedangkan protein dibuat dari dua puluh subunit unik yang disebut asam amino. Perbedaan angka ini menyajikan masalah yang menarik: Bagaimana sel menerjemahkan informasi genetik dalam empat huruf abjad DNA ke dalam dua puluh huruf alfabet dari protein? Kode konversi disebut kode genetik.

Persyaratan kode

Transfer informasi dari DNA ke protein, yang disebut ekspresi gen, terjadi dalam dua langkah. Pada langkah pertama, yang disebut transkripsi, urutan DNA disalin untuk membuat template untuk sintesis protein yang disebut messenger asam ribonukleat (RNA, atau mRNA). Selama sintesis protein, ribosom dan RNA transfer (tRNA) menggunakan kode genetik untuk mengkonversi informasi genetik yang terkandung dalam mRNA menjadi protein fungsional. (Secara formal, kode genetik mengacu pada kode konversi asam amino RNA-, bukan DNA, meskipun penggunaan telah diperluas untuk merujuk lebih luas ke DNA.)

Advertisement

Selain itu, ribosom harus tahu di mana untuk memulai sintesis protein pada molekul mRNA dan di mana harus berhenti, dan memulai dan menghentikan sinyal memerlukan urutan RNA mereka sendiri. Serangkaian percobaan yang dilakukan pada tahun 1960 menegaskan ini spekulasi matematika, dan berlanjut untuk menentukan triplet sekuens (disebut kodon) menentukan asam amino yang mana.

Memang, kode genetik menggunakan kodon dari tiga basa masing-masing, seperti ACC atau CUG. Oleh karena itu, mesin sintesis protein membaca setiap triplet basa sepanjang mRNA dan membangun rantai asam amino dengan protein yang sesuai. Namun, membaca triplet, akan memungkinkan ribosom untuk memulai di salah satu dari tiga posisi dalam triplet yang diberikan. Posisi yang ribosom pilih berdasarkan lokasi sinyal awal dan disebut “frame baca.”

Sifat kode genetik

Beberapa sifat dari kode triplet diantaranya :

  1. kode genetik ini mempunyai banyak sinonim sehingga hampir setiap asam amino dinyatakan oleh lebih dari sebuah kodon. Contoh semua kodon yang diawali dengan SS memperinci prolin,(SSU,SSS,SSA dan SSG) semua kodon yang diawali dengan AS memperinci treosin(ASU,ASS,ASA,ASG).
  2. Tidak tumpang tindih, artinya tiada satu basa tungggal pun yang dapat mengambil bagian dalam pembentukan lebih dari satu kodon, sehingga 64 itu berbeda-beda nukleotidanya.
  3. kode genetik dapat mempunyai dua arti yaitu kodon yang sama dapat memperinci lebih dari satu asam amino.
  4. kode genetik itu ternyata universal

Tiap triplet yang mewakili informasi bagi suatu asam amino tertentu dinyatakan sebagai kodon.Kode genetika bersifat degeneratif dikarenakan 18 dan 20 macam asam amino ditentukan oleh lebih dari satu kodon, yang disebut kodon sinonimus.Hanya metionin dan triptofan yang memiliki kodon tunggal.Kodon sinonimus tidak ditempatkan secara acak, tetapi dikelompokkan.Kodon sinnonimus memiliki perbedaan pada urutan basa ketiga.kode genetik

Arti masing-masing kodon yang mengkode asam amino seluruhnya adalah sebagai berikut:

Ala/A Alanin dikode oleh GCU, GCC, GCA, GCG

Arg/R Arginin dikode oleh CGU, CGC, CGA, CGG, AGA, AGG

Asn/N Aspargin dikode oleh AAU,AAC

Asp/D Asam Aspartat dikode oleh GAU, GAC

Cys/C Sistein dikode oleh UGU, UGC

Gln/Q Glutamin dikode oleh CAA, CAG

Glu/E Asam Glutamat dikode oleh GAA, GAG

Gly/G Glisin dikode oleh GGU, GGC, GGA, GGG

His/H Histidin dikode oleh CAU, CAC

Ile/I Isoleusin dikode oleh AUU, AUC, AUA

“Start” dikode oleh AUG

Leu/L Leusin dikode oleh UUA,UUG,CUU,CUC,CUA,CUG

Lys/K Lisin dikode oleh AAA, AAG

Met/M Metionin dikode oleh AUG

Phe/F Phenilalanin dikode oleh UUU, UUC

Pro/P Prolin dikode oleh CCU, CCC, CCA, CCG

Ser/S Serin dikode oleh UCU,UCC,UCA,UCG,AGU,AGC

Thr/T Treonin dikode oleh ACU, ACC, ACA, ACG

Trp/T Triptofan dikode oleh UCG

Tyr/W Tirosin dikode oleh UAU, UAC

Val/V Valin dikode oleh GUU, GUC, GUA, GUG

”Stop” dikode oleh UAG, UGA, UAA

Advertisement

Facebook Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *